Mencipipi Legitnya Durian Legendaris Khas Banten

Buah durian.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Linda Hasibuan

VIVA.co.id - Berada di Jalan Raya Serang, Pandeglang, Banten, terdapat toko penjual durian yang sudah berdiri sejak 1970. Durian yang diberi nama Duren Jatohan Haji Arif (DJHA) ini merupakan satu-satunya penjual durian yang sering dikunjungi wisatawan asing maupun domestik.

Konon, warung durian itu memiliki durian dengan rasa yang beragam. Keistimewaan lainnya di warung ini menyediakan garansi bila durian yang dibeli ternyata busuk pada satu biji rusak, bisa diganti. 
 
"Warung durian ini merupakan hasil mitra kami dengan masyarakat, jadi durian ini merupakan hasil pertanian warga Banten," ujar pengelola DJHA Atma Wijaya, anak keenam dari Haji Arif, saat ditemui di kawasan Banten.
 
Lebih lanjut ia menambahkan bahwa kualitas durian lokal ini memiliki rasa manis, legit, pahit, dan pulen. Durian bergaransi itu dibanderol Rp30 – 125 ribu. 
 
Ketika ditanya durian mana yang paling diminati, Atma mengatakan durian mentega dan tembaga. Ini karena memiliki rasa yang lebih legit dengan warnanya yang kuning dan bijinya kempes. Sehingga para konsumen lebih menyukainya meski harga terhitung lebih mahal dari durian lainnya.
VIDEO: Sensasi Menikmati Durian Langsung dari Kebunnya
 
DJHA juga menawarkan aneka kuliner dari olahan durian. Beberapa di antaranya, pancake, keripik, wajik, es krim, dodol, dan serabi.
Prabowo Akui Dekat NU Sejak Prajurit Muda: Kalau Orang Menghadapi Maut yang Dicari Kiai
 
Saat ini durian legendaris ini telah melakukan ekspansi ke Malaysia dengan peminatnya dari berbagai kalangan. Untuk omset yang di dapat, Atma tidak ingin mengatakan secara langsung. Dia hanya mengungkapkan bahwa pendapatannya lumayan.
STY Kantongi Rahasia Keganasan Uzbekistan di Piala Asia U-23: Saya Tak Pernah Kalah dari Mereka
Kebun durian, Desa Suluk, Kecamatan Dolopo, Madiun

Menikmati Wisata Durian di Desa Suluk, Madiun

Terletak sekitar 17 km dari kota Madiun ke arah selatan.

img_title
VIVA.co.id
11 Januari 2016