Bantu Pendidikan di Pelosok Desa dengan Gerakan #KirimBudi

Indra Azis
Sumber :
  • Dok. VIVA/ Alika

VIVA – Psikolog dan pendidik, sekaligus inisiator jaringan Semua Murid Semua Guru, Najelaa Shihab mengatakan, anak-anak Indonesia yang tinggal di pelosok daerah belum banyak mengenal ragam profesi.

img_title Aplikasi Zenius, Buka Pelajaran Sekolah Cukup Pakai HP

"Kalau kita bertanya ke anak-anak desa, apa cita-cita mereka, rata-rata mereka hanya menjawab, jadi guru, jadi polisi atau tentara, atau dokter," kata Najelaa yang ditemui pada acara Pesta Pendidikan, bertepatan Hari Pendidikan Nasional di Jakarta, 2 Mei 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bukan tidak boleh mereka bercita-cita begitu. Itu cita-cita yang mulia. Tapi tidak mungkin semua anak hanya bisa menjadi tiga (profesi) itu," ujar Najelaa menambahkan.

img_title Sekolah Usia Dini Tak Jamin Anak Sukses di Masa Depan

Sebagai upaya mendorong peningkatan mutu pendidikan dan pengenalan profesi pada anak-anak di pelosok daerah, jaringan Semua Murid Semua Guru mengajak publik untuk sama-sama berkontribusi dalam gerakan #KirimBudi. Gerakan #KirimBudi adalah gerakan patungan 10ribu flashdisk yang akan diisi oleh video berbagai profesi dan disebarkan ke pelosok Indonesia.

Hari Pendidikan Nasional 2018 sekaligus peluncuran lagu Semua Murid Semua Guru

img_title Najelaa Shihab: Pendidikan Indonesia Sedang Gawat Darurat

Upaya Gerakan #KirimBudi sekaligus menjawab permasalahan di daerah-daerah di mana belum menerima akses internet. Menurut Najelaa, dari 217 ribu sekolah di Indonesia, 48 ribu di antaranya belum memperoleh akses internet, yang dapat digunakan sebagai salah satu sarana pembelajaran.

Turut mengambil bagian dalam Gerakan #KirimBudi, yaitu musisi dan pelatih vokal ternama, Indra Azis. Pria yang juga pelatih vokal peserta Indonesian Idol ini mengaku niatnya membuat video profesi musisi karena banyak orang yang belum tahu bagaimana sebenarnya profesi itu.

"Aku sangat-sangat merasa banyak orang yang belum mendapat informasi. Jadi #KirimBudi ini bisa menjangkau orang-orang yang tidak mendapat akses internet misalnya. Dan anak-anak itu nantinya akan bisa belajar dari orang-orang yang menjalani profesinya secara langsung, kan itu beda dengan misalnya hanya membaca buku," ujar Indra pada VIVA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media Gathering Semua Murid Semua Guru

Selain membuat video profesi, Indra Azis juga berkolaborasi dengan musisi Indonesia lainnya, yaitu Andien, Tulus, Tompi, Glenn Fredly, Vidi Aldiano, dan Endah N. Rhesa, menciptakan lagu Semua Murid Semua Guru. Lagu ini dimaksudkan untuk mengajak lebih banyak pihak untuk terlibat dan turut mendorong perubahan pendidikan nasional menuju ke arah yang lebih baik lagi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut