5 Tips Isi Liburan Anak dengan Menulis

Ilustrasi anak menulis
Sumber :
  • pixabay/picjumbo

VIVA – Bukan hal yang mudah membujuk dan mengajak anak agar rajin menulis. Nah di momen libur tahun ajaran baru ini, bisa dimanfaatkan menjadi waktu yang tepat untuk menumbuhkan minat anak dalam menulis tangan lewat aktivitas seru bersama orang tua.

img_title Masih Tulis Daftar Belanja di Kertas? Psikologi Ungkap Itu Justru Bikin Otak Lebih Tajam

Di era digital saat ini, anak-anak memang sering terlalu lama bermain, menonton video, ataupun mengetik menggunakan gawai. Menurut Sally Payne, Ahli Pediatric dari Heart of England Foundation NHS Trust, saat ini anak-anak yang baru masuk Sekolah Dasar (SD) tidak memiliki ketangkasan dan kekuatan otot tangan untuk memegang pensil. Hal ini erat kaitannya dengan menurunnya kebiasaan menulis dan penggunaan gawai yang berlebih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, menulis dengan tangan memiliki banyak manfaat yang anak butuhkan di periode tumbuh kembangnya. Pakar Edukasi Anak dari Wahana Visi Indonesia Nurman Siagian, misalnya, mengungkapkan bahwa menulis dengan tangan dapat mengasah berbagai keterampilan pada saat yang bersamaan, seperti berpikir kritis dan motorik, sehingga bermanfaat meningkatkan daya ingat, kreativitas, dan kecerdasan anak.

img_title Ratusan Siswa SMP di Buleleng Tak Bisa Baca Tulis, Apa Penyebabnya?

Sebagai bagian dari gerakan “Ayo Menulis Bersama SiDU!”, Sinar Dunia (SiDU) Buku Tulis memberikan lima tips bagi orang tua dalam mengisi libur sekolah dengan kegiatan menulis bersama anak, sebagai berikut seperti dikutip dari rilis yang diterima VIVA:

1.Menulis Surat

img_title Era Baru atau Kiamat? Dampak AI Terhadap Keterampilan Menulis Manusia

Menulis surat di secarik kertas sudah semakin jarang dilakukan seiring perkembangan teknologi, karenanya kegiatan ini menjadi unik untuk dilakukan. Ajak anak untuk menulis surat berisi ungkapan sayang kepada orang tua dan minta anak untuk menyelipkannya di pintu kamar. Lakukan sebaliknya kepada anak dan lihat reaksi bahagianya.

Menurut Praktisi Mindful Parenting, Melly Kiong, menulis merupakan cara komunikasi yang baik antara anak dengan orang tua. Melalui tulisan, anak dapat lebih bebas mengungkapkan perasaan, ide, dan imajinasinya. Tak hanya itu, orang tua cenderung dapat melihat talenta terpendam atau pun masalah yang sedang ia hadapi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Memo Kecil

Ajak anak untuk menulis nama benda yang ia sukai, misalnya “mobil balap”, “bola”, dan sebagainya. Minta anak untuk menuliskannya di kertas memo warna-warni lalu tempelkan di salah satu dinding rumah atau kulkas. Tugas orang tua adalah membuat gambar dari setiap nama benda yang ditulis anak. Lakukan setiap hari selama waktu libur sekolah, maka Anda akan mendapat materi unik, hasil kolaborasi bersama anak, untuk dibingkai dan dijadikan pajangan rumah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut