Working Memory Kasusnya Meningkat pada Anak, Kenali Sebab dan Solusinya

Ilustrasi anak belajar.
Sumber :
  • Freepik/bristekjegor

Jakarta, VIVA – Banyak orang mungkin tidak menyadari bahwa kesulitan dalam belajar atau menyelesaikan tugas sehari-hari bisa jadi disebabkan oleh masalah pada working memory atau memori kerja. Di Indonesia, kasus anak dengan kesulitan belajar dan masalah perhatian terus meningkat, sehingga membuat para orangtua dan guru sering kebingungan mencari solusi yang tepat. 

img_title Coba Tes Otak Ini! Skor 21 Poin Bisa Jadi Tanda Kemampuan Berpikir Kamu Unggul

Masalah memori kerja ini berdampak pada kemampuan seseorang untuk menyimpan dan memproses informasi dalam waktu singkat. Jika tidak segera diatasi, gangguan memori kerja dapat menyebabkan kesulitan dalam memahami bacaan, memecahkan masalah matematika, bahkan dalam mengikuti instruksi kompleks, yang tentunya bisa menghambat prestasi akademik anak-anak di sekolah. Hal ini juga menambah beban bagi orangtua dan guru, terutama di tengah lingkungan pendidikan yang semakin kompetitif di Indonesia. Scroll untuk informasi selengkapnya, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Eksekutif Fokus Kesehatan Indonesia (FKI), Prof. Dr. dr. Nila F Moeloek, Sp.M(K)., menjelaskan, memori kerja adalah sistem kognitif yang memungkinkan kita menyimpan dan memproses informasi dalam jangka pendek. Fungsinya sangat vital dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menyelesaikan masalah, belajar, dan membuat keputusan. Dengan memahami faktor-faktor yang dapat melemahkan memori kerja, orangtua, guru, maupun pelajar dapat menemukan cara-cara efektif untuk meningkatkannya.

img_title Terungkap! Peran Ibu Kandung dan Ayah Tiri dalam Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama

“Working memory atau memori kerja adalah sistem kognitif yang memungkinkan seseorang untuk menyimpan dan memproses informasi dalam waktu singkat,” ujar Prof Nila saat Media Breafing di Jakarta, Selasa 22 Oktober 2024. 

Menteri Kesehatan, Nila Moeloek.

Photo :
  • VIVAnews/ Anwar Sadat.

img_title Terungkap! Cara Keji Ibu Kandung dan Ayah Tiri Habisi Bayi 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama

Prof Nila juga mengatakan bahwa memori kerja sangat penting dalam proses belajar, khususnya pada keterampilan akademik seperti pemahaman bacaan, matematika, dan menjalankan instruksi yang rumit. Jika memori kerja melemah, seseorang mungkin mengalami kesulitan belajar dan memusatkan perhatian, serta sulit menyimpan dan memproses informasi secara bersamaan. 

Penyebab Gangguan Working Memory pada Anak
Dalam kajian FKI disebutkan bahwa gangguan working memory bisa terjadi pada anak-anak SD, di bawah 12 tahun. Prof Nila, lebih lanjut mengatakan, working memory hanya menyebabkan gangguan sementara yang dipengaruhi oleh keadaan kondisi tubuh, karena belum ada asupan makanan pada anak. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut