Working Memory Kasusnya Meningkat pada Anak, Kenali Sebab dan Solusinya

Ilustrasi anak belajar.
Sumber :
  • Freepik/bristekjegor

Rentan Terjadi Pada Anak di Bawah 12 Tahun

img_title Terungkap! Peran Ibu Kandung dan Ayah Tiri dalam Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama

Anak-anak di bawah usia 12 tahun adalah kelompok yang paling rentan mengalami gangguan working memory. Pada usia ini, otak mereka masih dalam tahap perkembangan, dan berbagai faktor seperti kurangnya nutrisi, kurang tidur, atau stres, dapat menyebabkan gangguan fungsi kognitif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), perkembangan otak anak-anak di usia ini sangat dipengaruhi oleh pola makan yang sehat, aktivitas fisik, dan lingkungan yang mendukung pembelajaran.

img_title Terungkap! Cara Keji Ibu Kandung dan Ayah Tiri Habisi Bayi 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama

Gangguan working memory pada anak-anak memerlukan intervensi cepat untuk mencegah dampak jangka panjang, seperti kesulitan belajar dan penurunan prestasi akademik. Dukungan dari pemerintah melalui program intervensi dini di bidang pendidikan dan kesehatan sangatlah penting. 

Dengan memahami penyebab-penyebab ini, langkah-langkah pencegahan dan solusi dapat diterapkan untuk membantu anak-anak Indonesia mencapai potensi terbaiknya dalam hal akademik dan kognitif.

img_title Fakta Mengerikan Ditemukan Polisi di HP Dwi Bagus, Pembunuh Istri Siri dan Anak di Madiun

Bagaimana Meningkatkan Working Memory? 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Working memory bisa ditingkatkan dengan tersedianya karbohidrat dan oksigen untuk otak, serta terpenuhinya gizi," ungkap Prof Nila.

“Untuk itu, penting bagi anak-anak untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi yang mendukung kinerja otak. Salah satu cara untuk meningkatkan working memory adalah dengan memastikan asupan gizi seimbang yang dapat meningkatkan fungsi otak,” tutup Prof Nila Moeloek.

Ilustrasi Menulis Jurnal

Coba Tes Otak Ini! Skor 21 Poin Bisa Jadi Tanda Kemampuan Berpikir Kamu Unggul

Tes sederhana dari ahli saraf ini menguji daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan berpikir. Raih 21 poin untuk masuk kategori kemampuan otak unggul. Simak selengkapnya.

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut