SOROT 493

Gempa Megathrust Ancam Jakarta

Gempa Bumi di Lebak, Banten, Januari 2018 lalu terasa hingga di Jakarta.
Sumber :
  • REUTERS/Darren Whiteside

Menurut Mbah Rono, patahan tektonik di Indonesia adalah yang paling unik di dunia, karena ada tiga lempeng utama di dunia yang saling bertemu. Lalu bagaimana dengan ancaman gempa megathrust?

img_title Ramal Gempa Besar Guncang Jakarta di 2026, Siapa Sebenarnya Frankie MacDonald?

Menurut Mbah Rono, itu karena terjadi unsur utamanya ialah tumpukan lempeng Australia yang bergerak ke arah  Selatan ke Utara, di selatan jawa. Tumpukan lempeng Australia itu lalu bertemu dengan lempeng eurasia yang relatif stabil, di mana Pulau Jawa, pulau-pulau utama Indonesia itu berada di lempeng eurasia. "Di situ lah Megathrust," ujarnya menegaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keunikan itu yang membuat Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa seperti migas, tambang, mineral, logam dan non logam. Tapi di sisi lain, ada ancaman gempa bumi dan Indonesia punya gunung api terbanyak di dunia, yaitu 127 gunung api.  Dengan kondisi itu, jika gempa bumi di Jakarta dianggap suatu hal yang aneh, Mbah Rono menganggap itu adalah pola pikir yang aneh. Karena Jakarta memang dikepung oleh beberapa sesar aktif. "Hal paling aneh adalah bagaimana kita tidak bersikap." 

img_title Guncangan Gempa Garut M 6,4 Juga Terasa hingga Jakarta dan Tangerang

Sudahkah Jakarta Bersiap?

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku sudah langsung mempersiapkan diri setelah mendapat informasi soal gempa Megathrust. "Kita sudah sepakat untuk melakukan follow up dengan membuat Nota Kesepahaman dan kerja sama antara BMKG dan beberapa unit SKPD. Dan saya sudah menunjuk pak Budi Utomo, stafsus di kantor Wagub untuk menindaklanjuti," ujar Sandiaga kepada VIVA.

img_title Hal yang Harus Dilakukan Sebelum, Saat dan Sesudah Gempa Bumi Menurut BMKG

Sandiaga menambahkan, Pemprov akan memberikan perhatian lebih pada BMKG. "Gempa ini menjadi isu utama bagi DKI. Dan DKI ada kelebihan dari segi budget," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sandiaga memastikan sudah menyiapkan langkah-langkah yang akan dilakukan. Hal yang utama adalah mempersiapkan apa yang harus dilakukan dalam 72 jam pertama jika gempa terjadi.

"Saya belajar dari Jepang, bahwa 72 jam setelah terjadi gempa adalah golden periode. Apa yang mereka lakukan adalah memastikan keamanan air, makanan, dan melakukan pengamanan-pengamanan. Seperti apa bentuknya, itu akan digagas oleh teman-teman dari BPBD. Saya harapkan ke depannya akan ada latihan-latihan," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut