- ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani
"Kami menyadari, bahwa kalau ingin menawarkan produk sehat, maka harus dimulai dari diri sendiri dulu, dalam konteks ini ya perusahaan. Jadi perusahaan memutuskan mengajak karyawan mengubah gaya hidup. Banyak sekali yang dilakukan," ujar perempuan bernama lengkap Arninta Puspitasari, PR Manager Nutrifood kepada VIVA melalui sambungan telepon, Jumat, 27 April 2018.
Arninta menuturkan, Nutrifood lalu merumuskan 'Employee Health Management' untuk membenahi hidup sehat di kantor. Ada lima hal besar yang dilakukan perusahaannya untuk menuju gaya hidup sehat. Pertama adalah managemen makan sehat. Setiap hari di hari kerja, perusahaan menyediakan makan siang untuk karyawan dengan menu yang meniadakan gorengan, rendah lemak, rendah gula, dan rendah garam. Perusahaan juga mengganti snack meeting dengan buah-buahan atau produk kesehatan yang diproduksi oleh Nutrifood.
"Awalnya memang banyak yang kaget. Karena kita kan sudah terbiasa dengan makanan berlemak dan gorengan. Namun perlahan kita bisa menyesuaikan," ujarnya.Â
Aktifitas fisik di kantor juga diperhatikan. Setiap hari perusahaan ini mengadakan olahraga bersama untuk karyawan. Jenis aktifitasnya berganti-ganti, bisa yoga, zumba, body combat, dan lain lain. Fasilitas kesehatan untuk karyawan juga diubah. Jika dulu bersifat kuratif dan diberikan untuk biaya pengobatan, maka perusahaan selangkah lebih maju dengan melakukan preventif. Salah satu caranya adalah memfasilitasi karyawan yang rumahnya jauh dari kantor untuk menjadi member gym dan mendukung karyawan yang bergabung dengan sport club.
![]()
Mengusung tema "Health can be fun," aneka kegiatan ringan namun menyehatkan terus dilakukan. "Simpel saja. Misalnya, setiap dua jam akan ada musik Korea yang diputar dan itu jadi penanda, sudah waktunya bergerak dari kursi dan melakukan peregangan. Lalu kita bikin tema-tema unik tapi asik, seperti 'hari naik tangga,' lalu ada tantangan-tantangan berhadiah untuk menurunkan kolesterol, lemak tubuh, juga menyediakan buah-buahan gratis di tangga, sehingga karyawan makin tertarik naik turun tangga," ujarnya menambahkan.
Sejak program tersebut dijalankan perusahaan mulai merasakan manfaatnya. Indikasinya sederhana, jumlah karyawan yang izin dengan alasan sakit menurun, begitu pula klaim kesehatan untuk pengobatan. Memang tak semua karyawan juga langsung berubah, namun setidaknya saat di kantor karyawan menjalani aktifitas dan mengonsumsi makanan yang lebih sehat.