SOROT 503

Mudik Gaya dengan Mobil

Mobil bekas yang dijual pada ajang Bazaar Mobil Bekas di JX International Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Zabur Karuru

Pameran seperti PRJ dimanfaatkan diler mobil untuk menaikkan angka penjualan, karena banyak yang membutuhkan kendaraan untuk mudik. Hal ini bisa dilihat dari data penjualan yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo.

img_title Ini Mobil yang Paling Laris di Bursa Tukar Tambah GIIAS 2026

Di 2016, penjualan mobil pada satu bulan sebelum Lebaran naik sebanyak tiga persen dari bulan sebelumnya. Hal yang sama juga terjadi di 2017, dengan kenaikan sebesar empat persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bekas pun Diburu

img_title Pernah Kecelakaan 2 Kali, Mobil Bekas Ini Dijual Sangat Mahal

Momen Lebaran tidak hanya menguntungkan bagi diler mobil saja, namun juga para pedagang mobil bekas pakai. Setiap tahun, penjualan mobil bekas terkerek menjelang perayaan Idul Fitri.

Alasannya sederhana, mobil bekas diburu konsumen lantaran ideal dan efisien untuk digunakan pulang kampung. Pembeli juga tidak perlu menunggu lama untuk bisa mengendarainya, tidak seperti mobil baru yang harus menunggu surat-surat.

img_title Terpopuler: SUV Listrik BYD Tembus 210 Km/Jam, Honda Super One Jadi Ujian, hingga Mobil Bekas Bergaransi

Selain itu, pulang mengendarai mobil pribadi bisa mengerek gengsi. Fenomena itu diutarakan oleh Mobil88, anak perusahaan Astra Grup yang bergerak khusus jual beli mobil bekas.

Presiden Direktur Mobil88, Halomoan Fischer, tak menampik bahwa salah satu ukuran kesuksesan seseorang saat ini dilihat dari kendaraannya. Tak heran, waktu mudik dijadikan adu gengsi.

“Ketemu keluarga, kerabat, sanak saudara setahun sekali, itu maunya kelihatan sukses. Nah, salah satu ukuran sukses untuk masyarakat di Indonesia adalah mobil. Sebagian ada yang nilai fungsinya sebagai alat transportasi, sebagian menilainya prestise,” ujarnya di Jakarta belum lama ini.

Dari semua konsumen yang datang untuk mencari mobil bekas, Fischer menjelaskan, tidak sedikit yang datang untuk melakukan tukar tambah.

"Ya bisa dia cari tahun lebih muda, bisa kelas mobilnya naik. Jadi kalau bicara ada yang jual (mobil) ya ada,” tuturnya.

Sorot Mobil Mudik - Showroom mobil bekas di Malang, Jawa Timur

Karyawan menata spanduk di mobil bekas yang dijual di salah satu showroom di Malang, Jawa Timur. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan, ketika memasuki musim mudik Lebaran, kebanyakan orang menjual dan membeli mobil bekas. Dengan kata lain, fenomena tukar tambah sering terjadi di waktu tersebut.

“Kami kan manfaatkan itu (tukar tambah). Tentu, angkanya sama dengan yang mau beli, kalau enggak ya kami enggak punya barang untuk dijual," ujarnya menjelaskan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut