- ANTARA FOTO/Zabur Karuru
Soal model, Manager Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih mengatakan, sama seperti kondisi baru, mobil bekas yang banyak dicari jelang Lebaran, yakni Toyota Avanza, Daihatsu Xenia dan Honda Mobilio.
“Mobil tujuh penumpang banyak dicari. Sekarang ada Calya dan Sigra, orang bisa dapat mobil murah dengan kapasitas tujuh penumpang. Kalau dibandingkan dengan harga sekelas Avanza dan Xenia, dapatnya tahun tua,” ujarnya kepada VIVA di Jakarta.
Ia mencontohkan, harga Sigra dan Calya kondisi bekas produksi 2016-2017 Rp120 jutaan. Sedangkan harga Avanza lansiran 2016, mencapai Rp160 jutaan.
“Jadi, kenapa harus beli Avanza yang tahun tua, kalau ada mobil tujuh penumpang yang harganya lebih murah dengan tahun yang lebih muda,” tuturnya.
Country Manager Carsome Indonesia, Andreas Djingga menjelaskan, harga mobil bekas biasanya akan meningkat jelang Lebaran dibandingkan bulan biasa.
Ia mengatakan, momen Lebaran merupakan salah satu faktor kenaikan harga mobil bekas terjadi. Sehingga, hal ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pemilik yang ingin menjual kendaraannya.
"Pemilik pada tahu (Avanza-Xenia) adalah mobil yang banyak dicari. Jadi, mereka minta harga lebih tinggi dari biasanya. Kurang lebih Rp2-5 juta."
Cermat Sebelum Membeli
Cairnya tunjangan hari raya (THR) dan berbagai promo menarik memang bisa membuat konsumen rela mengganti kendaraan lawas mereka dengan model baru. Namun, ada beberapa hal yang perlu dicermati ketika membeli mobil jelang Lebaran.
Pertama, jika memutuskan untuk membeli mobil baru, ketahui bahwa ada beberapa model yang memiliki waktu tunggu. Hal itu diakibatkan banyaknya pemesan model tersebut, yang jumlahnya jauh lebih banyak dari kapasitas produksi pabrik.
![]()
Chief Executive Officer Mitsubishi Motor Corporation Osamu Masuko berfoto disamping mobil Mitsubishi XPANDER pada Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2017 di Indonesia Convention Exebition (ICE Serpong, Tangerang, Banten. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Salah satu contohnya Mitsubishi Xpander. Hingga kini, kapasitas produksi mobil keluarga segmen bawah itu hanya sekitar 7-8 ribu unit saja per bulan. Sementara, peminatnya mencapai puluhan ribu orang.