SOROT 508

Selisik Danau Vulkanik

Danau Segara Anak
Sumber :
  • Indonesia Travel

VIVA – Insiden tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Danau Toba pada 18 Juni 2018 membuat publik seperti mendapatkan pembelajaran kembali tentang danau vulkanik.

img_title BTN dan Pemkab Samosir Teken MoU Kembangkan Pariwisata, UMKM, dan Layanan Publik di Danau Toba

Kedalaman Danau Toba yang diperkirakan mencapai hingga 500 meter menjadi bukti, bahwa selain letusan Gunung Krakatau Purba, yang konon disebut mampu membentuk Selat Sunda yang membelah Pulau Jawa dan Pulau Sumatera, Indonesia juga pernah mengalami letusan dahsyat yang terjadi pada Gunung Toba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Letusan dahsyat Gunung Toba yang terjadi pada 74.000 tahun yang lalu itu mampu membuat kaldera yang sangat luas dan masih terus bergerak di masa-masa awal kaldera itu terjadi. Setelah puluhan ribu tahun, kaldera yang terisolasi itu kini membentuk danau. Airnya sangat dalam karena sudah menampung air selama puluhan ribu tahun. 

img_title Purbaya Alokasikan Rp 200 Juta untuk Dana Riset Produksi Ikan di Danau Toba, Ini Tujuannya

Sekjen Ikatan Ahli Geologi Indonesia Dwandari Ralanarko menjelaskan, kedalaman air Danau Toba yang mencapai ratusan meter memang berbeda dengan kedalaman Selat Sunda yang hanya berkisar 50 meter.

"Kita akan bicara dimensi waktu. Letusan Gunung Toba purba terjadi 70 ribu tahun yang lalu, sementara letusan Krakatau terjadi pada lima abad yang lalu. Itu sebabnya kedalaman air mereka berbeda," ujar Dwandari kepada VIVA yang mewawancarainya Kamis, 5 Juli 2018. 

img_title Kaldera Toba Kembali dapat Kartu Hijau UNESCO, Gubernur Bobby Nasution Ajak Terus Jaga Bersama

Sejak masa lalu, Indonesia adalah bagian dari Cincin Api Pasifik, yaitu negara yang memiliki gunung berapi aktif. Hingga 2012, tercatat ada 127 gunung berapi yang masih aktif di Indonesia. 

Gunung Krakatau, Lampung.

Gunung Krakatau yang berada di Lampung. (https://ureport.in)

Sebagai wilayah yang sejak dulu dipenuhi gunung api, maka letusan-letusan gunung api dahsyat di masa lampau pernah terjadi di Indonesia. Letusan-letusan itu meninggalkan kaldera yang karena perjalanan alam akhirnya terbentuk menjadi danau vulkanik, atau danau yang terbentuk karena terjadinya letusan gunung berapi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia Sukmandaru Prihatmoko mengatakan, danau vulkanik terbentuk karena letusan gunung api yang membentuk kaldera. "Letusan super besar tersebut mengeluarkan material vulkanik, piroklastik, dari kantong magma yang diikuti dengan runtuhnya morfologi di atasnya membentuk kaldera. 

"Dalam perjalanannya, kaldera kemudian diisi oleh air hujan dan air sungai membentuk danau air tawar," ujarnya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut