SOROT 515

Adu Kuat Mesin Perang Jokowi dan Prabowo

Presiden Jokowi bersama Prabowo Subianto.
Sumber :
  • ANTARA/Puspa Perwitasari

"Itu kenapa belakangan santer mendengar desas-desus Gatot Nurmantyo akan ditunjuk jadi ketua timses," jelas Rico.

img_title DEN Sebut Dua Tahun Pemerintahan Prabowo Ekspor Hilirisasi Melesat

Peran Vital Timses

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alotnya penentuan komposisi timses dialami dua kubu yang bersaing di Pilpres 2019. Dari kubu Jokowi, meski sudah mendaftarkan ke KPU, namun masih bongkar pasang karena masih menyisakan waktu sebulan lagi.

img_title Luhut Usul Kaji Ulang Definisi Korupsi, Presiden Setuju

Lowongnya posisi ketua timses serta mundurnya Sri Mulyani dari dewan pengarah akan membuat komposisi berubah. Sementara, komposisi timses Prabowo diklaim tinggal memantapkan kesolidan untuk menerima nama Djoko Santoso sebagai ketua.

"Itu yang masih kami bicarakan sebelum daftarkan. Tentunya sejauh ini komunikasi positif menerima nama Pak Djoko Santoso," ujar Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon kepada VIVA, Kamis, 23 Agustus 2018.

img_title Anggota DPR Nilai Arah Kebijakan 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berjalan Baik, Ini Alasannya

Fadli tak menampik alotnya penyusunan timses karena penting untuk memantapkan strategi pemenangan di Pilpres 2019. Selain prioritas kesolidan, faktor lain yang jadi pertimbangan adalah penentuan struktur timses yang hitungannya tidak bisa asal-asalan.

Ia mengibaratkan timses sebagai mesin untuk menerbangkan pesawat mencapai tujuan yang ditargetkan.

"Bagaimana mengenalkan ke masyarakat program visi misi saat kampanye. Persiapkan logistik, strategi lain-lain. Perannya sangat vital," sebut Fadli.

Dari sumber VIVA dalam koalisi menyebut, selain Djoko Santoso, sejumlah nama seperti Gatot Nurmantyo dan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY juga diusulkan sebagai ketua timses. Figur Djoko Santoso didukung Gerindra dan PAN. Namun, tidak dengan PKS dan Demokrat.

"Gatot muncul usulan PKS. Kalau AHY itu maunya Demokrat. Cuma kan AHY masih baru, ini kelemahannya," ujar sumber tersebut.

Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD

Pakar hukum Tata Negara Mahfud MD saat menghadiri rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Pansus Angket KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, kubu Jokowi juga tak kalah menantang. Sebagai poros petahana, tentu mempertahankan kekuasaan menjadi target penting. Namun, kesolidan Koalisi Indonesia Kerja diuji dengan penolakan Mahfud MD sebagai ketua timses.

Ditolak Mahfud, kubu Jokowi menggodok sejumlah nama untuk diplot sebagai ketua timses. Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dipastikan tak mau jadi ketua timses. Ia lebih nyaman di belakang layar atau minimal sebagai dewan pengarah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut