SOROT 515

Jurus Timses Trump Gegerkan Amerika

Donald Trump (kanan) dan Hillary Clinton (kiri) saat berkampanye memperebutkan kursi Presiden AS.
Sumber :
  • REUTERS/Carlos Barria/Jonathan Ernst

Posisi deputi manajer kampanye dipegang oleh Michael Glassner, yang pernah terlibat dalam tim kampanye George W.Bush Jr, juga Sarah Palin. Trump memposisikan Sam Clovis sebagai penasihat. Ia adalah seorang publik figur, mantan anggota US Air Force, mantan penyiar radio dan akhirnya menjadi politisi.

img_title Donald Trump dan Kedua Anaknya Akan Diperiksa Terkait Penipuan

Untuk Penasihat Keamanan Nasional Trump melibatkan Walid Phares, seorang akademisi keturunan Lebanon yang juga pakar teroris dan Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump juga tak menganggap remeh peran media, termasuk media sosial. Sejak 2011, Trump sudah memiliki Justin McConney, seorang anak muda yang secara intens mengawasi media sosial Trump. Ia yang menyarankan agar Trump secara rutin menuangkan isi pikirannya melalui Twitter, membuat youtube, Vine, dan Instagram. Mcconney mampu melejitkan follower Trump di Twitter. Dari hanya 100.000 follower pada 2011, menjadi lebih dari 13juta pada 2016.

img_title Donald Trump Ambil Surat Cinta Kim Jong Un dari Gedung Putih

Trump juga mengangkat Daniel Scavino Jr sebagai tim media sosial. Scavino adalah imigran Italia yang merintis karier dari bawah sebagai caddy khusus Trump. Ia terus bergerak sampai menjadi General Manager di lapangan golf milik Trump, hingga Trump melibatkannya sebagai Direktur Sosial Media.

Hope Hicks di jamuan makan malam kenegaraan Jepang untuk Trump

img_title 5 Fakta Tewasnya Jenderal Qassem Soleimani, Iran Akan Balas Dendam?

Hope Hicks di jamuan makan malam kenegaraan Jepang untuk Trump. (REUTERS/Jonathan Ernst)

Untuk posisi Sekretaris Pers dan Juru Bicara Trump mengangkat Hope Hicks, seorang konsultas PR terkenal di AS. Lalu ada Katrina Pierson sebagai Juru Bicara. Katrina Pierson adalah pribadi unik. Ia keturunan Afro Amerika yang pernah mencuri pakaian karena tak punya baju untuk wawancara kerja. Ia dihukum dan dipenjara. Keluar dari penjara ia melanjutkan sekolah hingga akhirnya menjadi aktivis Tea Party, sebuah gerakan akar rumput Partai Republik yang kerap menyuarakan isu-isu ketimpangan dan pengurangan hutang.

Khusus untuk menjangkau warga kulit hitam, Trump merekrut Omarosa Manigault. Seorang artis reality show dengan tayangan terkenalnya, The Apprentice. Ia juga seorang penulis dan akhirnya bersedia terlibat membantu Trump hingga memenangkan pemilihan presiden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Strategi Wujudkan Kemenangan

Kemenangan Donald Trump atas Hillary jelas tak lepas dari kerja keras dan kerja cerdas tim sukses Trump. Mereka mampu melihat titik-titik krusial yang tak dilihat oleh tim Hillary.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut