- REUTERS/Carlos Barria/Jonathan Ernst
Tim sukses Trump mengabaikan semua hasil jajak pendapat dan memilih serius menggarap beberapa area yang berpotensi mendongkrak perolehan suara Trump, juga menawarkan isu baru di area yang potensial tersebut.
Tak heran, meski diterpa berbagai skandal, termasuk skandal seksual di hari-hari menjelang pemilihan presiden, tapi ternyata ada kantong-kantong dengan suara solid yang berhasil dirampas oleh tim sukses Trump.
Dan ternyata kantong suara itu berhasil menyumbang suara kemenangan untuk Trump secara signifikan. Dikutip dari BBC, ini adalah beberapa hal yang berhasil dimainkan oleh tim sukses Trump hingga berhasil mendulang suara:
1. Menguasai Ohio, Florida, dan North Carolina. Tiga negara bagian ini termasuk wilayah yang menentukan kemenangan kandidat presiden AS. Tim kampanye Trump bergerak di tiga negara ini, di mana kelas pekerja di wilayah tersebut merasa kerap tak mendapat perhatian dari elit dan kelas mapan. Bagi mereka, Clinton masuk dalam kategori kelas mapan. Itu sebabnya mereka meninggalkan Demokrat dan beralih ke Republik. Warga tiga wilayah itu menolak Clinton dan membuka pintu untuk Trump.
2. Trump dianggap memiliki daya tarik pribadi yang besar. Sehingga seburuk apapun cerita yang muncul, pribadi Trump tetap menarik. Pribadi yang dianggap menarik itu dimainkan oleh tim kampanyenya. Trump dibiarkan menjadi dirinya sendiri.
![]()
Senator John McCain. (REUTERS/Brian Snyder)
Ia mengejek politikus dan veteran perang John McCain, adu mulut dengan Fox News dan pembawa acaranya Megyn Kelly, menolak pertanyaan dari wartawan CNN, mengejek peserta ratu kecantikan dan setengah hati saat meminta maaf dalam kasus video yang menunjukkan ia sangat merendahkan perempuan.
Dalam tiga debat presiden, ia juga tak tampil meyakinkan. Tapi tampilan Trump yang seperti itu ternyata mampu menarik publik. Agak aneh memang, urakan dan melecehkan, tapi publik Amerika tetap memilihnya.
3. Memanfaatkan kejenuhan warga AS atas dominasi kelompok mapan. Persaingan menyingkirkan kelompok mapan oleh timses Trump bahkan sudah dimulai sejak masih bersaing di internal Partai Republik. Trump menyisihkan Marco Rubio, Ted Cruz, Chris Christie, Ben Carson, yang lebih populer dan mampu membuat mereka bertekuk lutut.