SOROT 532

Kontroversi Vaksin

Sorot 532 Life and Showbiz
Sumber :
  • VIVA

Perlu diketahui bahwa sebelum muncul polemik vaksin di Tanah Air, WHO sebenarnya sudah mengeluarkan WHO Letter Reports On Islamic Legal Scholars' Verdict on the Medicinal Use Of Gelatin Derived From Pork Products” pada Juli 2001, yang melaporkan hasil penelitian, penemuan, dan pembahasan dari lebih 112 pakar legal Islami yang berkumpul untuk mengklarifikasi hukum halal-haram  umat Muslim.

img_title Flu Burung Pernah Mewabah di Indonesia, Begini Cara Pemerintah Menekan Penyebarannya

“Transformasi, yang berarti perubahan suatu zat menjadi zat lain, yang pada hakikatnya berbeda, berbeda karakteristik dapat mengubah zat yang secara hukum Islam tidak bersih/haram menjadi zat yang bersih/halal serta mengubah pula zat yang dilarang menjadi diperbolehkan untuk dikonsumsi,” kesimpulan para ahli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pertemuan dan surat tersebut, para pakar Muslim menyatakan bahwa transformasi produk babi menjadi gelatin telah cukup mengubah zat tersebut, sehingga bisa dibenarkan bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk mendapatkan vaksin yang mengandung gelatin maupun obat-obatan yang dibungkus oleh kapsul gelatin.

img_title Bintang Timnas Swiss Granit Xhaka Akui Beli Sertifikat COVID Palsu: Saya Tidak Percaya Vaksin
Kepala BRIN, Arif Satria

Dipanggil Prabowo, BRIN Bakal Percepat Riset Vaksin Malaria

Arif menjelaskan BRIN saat ini memiliki empat kandidat vaksin malaria. Secara keseluruhan, terdapat sekitar lima atau enam kandidat vaksin malaria di Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut