- ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Jangan Abaikan Candu
Kecanduan gadget memang tak selalu mengarah pada selfie berujung maut. Namun apapun alasannya, kecanduan hingga menyebabkan ketergantungan tetaplah merupakan suatu hal yang negatif.
“Dampak paling besarnya adalah kita jadi tidak bisa berfikir rasional. Itu dampak paling besarnya. Kalau sudah jadi adiksi dampaknya juga akan berpengaruh pada fungsi sosial seseorang. Karena fungsi sosialnya pasti bermasalah. Misalnya kita lagi ngomong sama orang penting, tapi kita terus menerus main gadget, kan itu bermasalah,” kata dr. Rizki.
Sementara itu, efek lainnya dari kecanduan gadget juga ditegaskan psikiatri dr. Eva Suryani, SpKJ, di antaranya mencakup dampak bagi fisik dan psikologis.
Efek bagi fisik, misalnya digital eye strain (penglihatan kabur, lelah, rasa terbakar dan gatal pada mata); text neck (sakit pada leher karena menunduk untuk lihat gawai terus-menerus dalam jangka waktu lama), cepat lelah, pusing, mual, sakit di tangan atau lengan, penurunan konsentrasi, dan lainnya.
Sedangkan kerugian psikologis, dapat berupa penurunan kualitas tidur, timbul ringxiety (phantom phone rings), gangguan cemas, depresi, dan gangguan tidur. Selain itu, kecanduan gawai juga menyebabkan problem komunikasi/ relasi dengan orang lain termasuk keluarga.
Eva mengatakan, untuk menangani kecanduan itu, prinsip pencegahan lebih baik daripada mengobati. Sebaiknya segera konsultasi jika sudah ada gejala-gejala ketergantungan atau perubahan perilaku. “Butuh pengobatan karena adiksi adalah penyakit otak, sama seperti adiksi substance, narkoba, napza. Adiksi perilaku seperti adiksi gawai, internet, medsos butuh diobati ,” kata Eva.
“Misal tadinya senang beraktivitas bersama, sekarang senang menyendiri dan asyik dengan gawainya sendiri. Tidak mau melepaskan gawainya selalu bawa kemana-mana bahkan ke kamar mandi, tidur dan tidak mau diganggu saat pegang gawai.”
![]()
Kecanduan selfie
Jurus Hadapi Pecandu Gadget
Bagaimana jawaban dari pertanyaan karyawan mengenai bos-nya yang kecanduan gadget? Uraian yang ditulis Rob Walker dari New York Times berikut ini bisa berlaku untuk banyak orang lainnya.
Bos Anda terkesan baik. Terlalu banyak orang yang tidak memahami bahwa menjalankan adat istiadat sosial juga penting untuk menjaga agar bisnis berjalan dengan lancar. Inilah salah satu strategi yang bisa Anda terapkan. Jika Anda berbicara dengan seseorang yang memalingkan muka untuk memeriksa teleponnya, berhentilah berbicara segera. Tak perlu berubah dramatis. Tapi jelaskan bahwa Anda tidak akan mengomunikasikan informasi kepada seseorang yang menerima informasi lain, yang sama sekali tidak terkait.