- VIVA/Dani
Karena itu, akses TY dan SY dengan gawai diputus total. Meski dua remaja tersebut gelisah dan suka teriak-teriak minta gawai, Marsan tak pernah memberikan.
“Begitu dia sampai sini, putus sudah. Sama sekali dia tidak kita kasih hp. Walaupun dia gelisah, walaupun dia bergejolak seperti orang yang ketergantungan obat atau narkoba,” ujarnya menerangkan.
Pasien Yayasan AL Fajar Berseri
Selain itu, lokasi atau blok tempat TY dan SY dirawat juga tak ada gawai kecuali milik pengurus. Dan pengurus juga tidak boleh sembarangan menggunakan gawai. “Jangan kita kasih kesempatan dia terangsang lagi sama hp. Meskipun di awal dia berontak nanti lama-lama perlahan-lahan akan hilang itu daya rangsangnya terhadap hp,” ujarnya menambahkan.
Yayasan Al Fajar Bersemi memiliki beberapa cara rehabilitasi. Pertama berdoa. Kedua pasien diberi obat racikan atau ramuan agar jiwanya bisa lebih tenang. Ketiga adalah pembinaan. “Pembinaan itu ada dua macam, pembinaan mental dan pembinaan spiritual. Jadi kita bikin pengajian setiap Sabtu-Minggu,” ujar Marsan.
W membenarkan. Mantan pasien Marsan ini menuturkan, selama menjalani pengobatan di Yayasan Al Fajar Berseri ia tak pernah diberi gawai.
Alih-alih dikasih gawai, ia justru disuruh banyak berdoa, salat dan belajar agama. “Biasanya saya dikasih doa, dinasihati, sampai diterapi pak haji. Tidak pakai obat-obatan kaya dokter,” ujarnya.
Remaja asal Medan Sumatera Utara ini dirawat pada Juli tahun ini. Dia menjalani perawatan selama empat bulan. Ia mengaku dibawa orangtuanya berobat karena kecanduan gawai.
Meski belum sepenuhnya bisa lepas dari gawai, W mengaku ketergantungannya terhadap gawai sudah mulai berkurang. “Masih sih tapi sedikit, karena susah juga lupain hp.”
Yayasan AL Fajar Berseri
Meski menggunakan beragam cara, Marsan tak bisa menjamin dan menggaransi kapan anak-anak tersebut bisa sembuh. Menurut dia, hal itu terkait dengan kondisi kejiwaan masing-masing pasien.
“Di sini ada yang parah, ada yang ringan. Kalau yang benar-benar parah pasti akan lebih berat. Kalau yang sudah kena psikisnya itu akan makan waktu. Karena sebenarnya mereka ini sudah bukan karena kecanduan hp saja. Tapi perilakunya, otaknya sudah terganggu.”