SOROT 583

Benang Kusut di Udara

Komponen Harley Davidson selundupan di pesawat Garuda Indonesia.
Sumber :
  • VIVAnews/Arrijal Rachman

"Perjanjian kami 18 tahun masa kontrak. Nilai denda setara dengan masa kontrak," kata Daniel. 

img_title Permintaan Melonjak Tinggi, Lion Air Siapkan 9 Penerbangan Umrah Tiap Pekan

Wings Air sudah melakukan pemanggilan sebanyak tiga kali sesuai dengan ketentuan Undang Undang Ketenagakerjaan. Tapi, Nicolaus tak memenuhi panggilan tersebut. Maka surat pemecatan dijatuhkan dan sanksi sesuai dengan yang tertera dalam nilai kontrak, yaitu Rp7 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesawat Wings Air

img_title Negatif Narkoba dan Alkohol, Pria Teriak Bom Lion Air Emosinya Labil!

Corporate Communication Strategic of  Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan, perjanjian ikatan dinas tersebut telah disepakati bersama oleh kedua pihak dalam keadaan pemahaman yang baik. Menurut Danang, perjanjian ikatan dinas dibutuhkan guna menjamin komitmen awak kokpit dan tersedianya awak pesawat yang telah dididik oleh perusahaan serta dinyatakan memenuhi semua kualifikasi (qualified) oleh regulator untuk dapat melaksanakan tugasnya menerbangkan pesawat yang dioperasikan perusahaan sesuai ketentuan dan aturan yang ditetapkan.

"Proses mencetak dan mendidik awak kokpit dibutuhkan biaya dan waktu yang cukup lama dalam memenuhi segala pelatihan, memahami standar operasional prosedur penerbangan dan keahlian yang wajib dipenuhi setiap awak kokpit," tuturnya. 

img_title Terungkap! Pria Teriak Bom di Pesawat Lion Air Sempat Ditangkap di Merauke, Ini Penyebabnya

Maskapai dalam menyusun rencana operasional penerbangan juga harus didukung jaminan ketersediaan awak kokpit yang cukup dan sesuai standar yang sudah ditetapkan oleh regulator dan perusahaan. Upaya itu agar jasa  pelayanan yang akan dan telah dipasarkan diyakinkan dapat terlaksana atau tersedia dengan baik. 

"Hal ini berlaku umum di industri angkutan udara dalam negeri dan internasional," ujar Danang.

Selain kasus bunuh diri, sepanjang 2011 hingga 2017, tercatat lima pilot dan dua awak kabin maskapai Lion Air ditangkap polisi dan Badan Narkotika Nasional (BNN) karena menggunakan sabu-sabu. Mungkin jumlahnya memang belum sampai puluhan, tapi satu pilot yang terganggu fisik dan psikisnya, bisa membahayakan ratusan orang yang mereka angkut dalam burung besi yang mereka kendalikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Capt. Edward Hutabarat, direktur Industrial Asosiasi Pilot Garuda Indonesia yang juga pilot senior Garuda Indonesia, mengakui tekanan kerja yang dialami oleh pilot dan awak kabin sebuah maskapai cukup besar. Edward mengatakan, pilot yang mendapat tekanan biasanya level safety-nya cenderung menurun.

"Perjanjian kerja antara pilot dengan perusahaan berbeda-beda di setiap maskapai. Tak ada standar perjanjian yang sama," ujar Edward. "Tapi setiap yang menandatangani kontrak perjanjian kerja, wajib menjalani apa yang tertulis".

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut