Mimpi Jakarta Tak Banjir Lagi

Banjir di Cempaka Putih Jakarta Pusat
Banjir di Cempaka Putih Jakarta Pusat
Sumber :
  • istimewa

VIVA – Hari pertama 2020. Warga Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, sibuk bebenah. Bukan untuk memeriahkan Tahun Baru. Mereka lagi berjuang memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi. Prosedur lama yang lagi-lagi harus dilakukan.

Hujan yang turun sejak sore sebelumnya, 31 Desember 2019, membuat debit volume air sungai meningkat berkali lipat. Curah hujan yang deras tak tertampung oleh Sungai Ciliwung, yang berada sangat dekat dengan Kampung Pulo. 

Air sudah menggenangi sekitar pemukiman warga hingga sebetis orang dewasa. Satu per satu barang diangkut ke lantai dua rumah. Sedangkan anak-anak kecil dengan polosnya mulai menikmati genangan air, berenang dan mandi dengan sukacita.

Seharian hujan terus turun. Jelang siang, petugas bendungan Katulampa di Bogor mengabarkan, bendungan sudah siaga satu. Jelang Maghrib, air semakin meninggi. Usai salat Maghrib warga langsung membubarkan diri. Semua motor segera diungsikan. Pelan-pelan air terus naik, dan warga Kampung Pulo bergegas mengungsi.

Kawasan Kampung Pulo, Jakarta TimurBanjir di Kampung Pulo

Di pinggiran Jakarta, banjir juga mendera. Bahkan untuk wilayah yang sebelumnya tak pernah kena banjir. Perumahan Villa Nusa Indah 3 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat ikut kebagian imbasnya. Arinto, seorang warga setempat, tak pernah menduga liburan akhir tahun di Pulau Dewata tak bisa dinikmati dengan sempurna. Banjir menerjang rumahnya, sementara ia baru memulai jalan-jalan bersama keluarga.

Sudah 15 tahun ia, bersama istri dan dua anak tinggal sana. Selama itu pula ia tak pernah kebanjiran. Itu sebabnya ia tak ragu merancang liburan jauh di akhir tahun. Ia berangkat pada 31 Desember 2019 pagi. Tapi sejak tanggal 1 sore, group whatsapp penghuni kompleknya mulai bersahutan soal air sungai yang terus meninggi. Pukul 22.00 WIB kompleknya kebanjiran. Air meninggi mulai dari paha hingga pinggang orang dewasa.