Dua Kelamin Alterina

Alter (baju hitam) dan Jane (baju putih)
Alter (baju hitam) dan Jane (baju putih)
Sumber :
  • Facebook

VIVAnews-ASAP rokok mengepul ke langit.  Baru 20 menit, tiga batang sudah kandas. Setelah melepas asap, dia menarik nafas panjang.  Berulang-ulang. Berkali-kali. Sesekali tangannya mengelus kalung yang menjuntai di leher.

Siang itu dia memakai kaus lengan pendek. Warnanya biru gelap. Berpadu dengan celana selutut yang juga biru tua. Rambutnya bergaya spike, tapi acak-acakan. Padahal lazimnya dia bergaya eksekutif. Jas dengan dasi melintang.

Orang ini berumur 34 tahun. Tampang macho. Badan tegap. Suara bariton. Komplit lengkap sebagai seorang pria. Tapi dia dijebloskan ke penjara wanita di Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Ya, kita bicara tentang Alterina Hofan. Wanita yang menguras sumpah serapah dan simpati sejumlah kalangan tiga pekan belakangan. Dia dituduh bersalin rupa menjadi laki-laki.

Tidak cuma itu. Dia juga sukses menikahi  Jane Deviyanti Hadipoespito, anak gadis yang amat dicintai  sang ayah, Bernard Gunawan Hadipoespito, CEO Universitas Bina Nusantara (Binus) Jakarta.

Sang ibu mertua yang tidak terima dengan pernikahan itu menyeret Alter ke polisi. Dia lalu digiring ke kamar penjara di Pondok Bambu itu.  Senin tanggal 17 Mei ini,  pengadilan menggelar sidang perdana kasus ini.

Alter dan Jane sudah bersiap. Segala alat bukti akan dibawa ke ruang sidang. Dari surat nikah, bukti operasi, pendapat para ahli dan kesaksian sang istri bahwa jiwa raga sang suami adalah pria tulen. Keluarga Jane juga siapkan setumpuk bukti.

Kisah cinta Alter dan Jane bermula di Bandara Changi, Singapura.  Keduanya bertemu di sana, 8 Agustus 2008. Dikenalkan oleh ibunda Jane, yang saat itu menjadi kawan bermain golf.  Alter dan Jane bertukar nomor ponsel.

Semenjak itulah Jane – yang tuna rungu—rajin bertukar kisah dengan Alter lewat Blackberry Messenger dan surat elektronik. Lewat dunia maya itu jiwa mereka mulai larut dalam cinta.

Halaman Selanjutnya
img_title