- VIVAnews/Fernando Randy
“Filosofi itu juga yang mempengaruhi pola melatih saya hingga kini,” terangnya. Selain teknik, pendekatan lain dalam membina anak asuhnya juga jadi nilai lebih Hendarto. Urusan ini bahkan sempat dirasakan efeknya oleh RD ketika masih aktif bermain.
"Saya merasa main sangat bagus dan mencetak gol kala itu. Tapi bukan pujian yang didapat tapi dimarahi,” ungkapnya.
Tentu saja reaksi tak terduga itu membuat bingung RD. Barulah, usai pertandingan setelah memberanikan diri menanyakan langsung, didapat penjelasan yang membuat RD merasa begitu beruntung dilatih Hendarto. “Ternyata gesture body language saya usai cetak gol yang dinilai Om Hin tidak tepat sebagai sosok kapten tim. Saya menunjukkan ekspresi kemarahan tapi itu yang disalahkan.”
Sikap tenang, sabar dan tak segan memarahi pemain pilar jika mencederai sportifitas itu, kini juga jadi rujukan RD. Dia mengaplikasikannya dalam setiap tim di mana dia berlabuh. Termasuk di Persebaya musim ini yang bertabur pemain bintang. Tak heran, Greg Nwokolo dkk sangat mematuhi RD yang mendapat ilmu lebih
Aktor Keren
Menjadi juara tidak hanya dari gelanggang olahraga. Dalam dunia hiburan dan seni peran bermunculan pula para juara yang dibina sejak belia oleh pengasah bakat.
Aditya Gumay merupakan salah satu pelatih seni berlatalenta yang dimiliki negeri ini, perannya dibindang seni tidak diragukan lagi, berkat keahliannya menjadi pelatih
sosok pria berbadan tinggin 170cm ini menjadi guru sekaligus panutan bagi setiap anak didiknya, yang belakangan ini banyak muncul menghiasi industri hiburan di Indonesia.
Salah satu anak didik Gumay adalah Dude Herlino. Sebelum menjadi aktor terkenal, Dude mengakui banyak pelajaran yang ia dapat di sanggar Ananda, yang didirikan oleh Gumay.
Aktor kelahiran tahun 1980 ini ikut kelas Sanggar Ananda sejak tahun 2002. Dia mengakui kehebatan sanggar Ananda sebagai tempat awal dimana ia berlatih akting. Di bawah naungan Gumay, kini wajah Dude kerap menghiasi layar kaca pertelevisian nasional.
”Saya masuk ke sanggar Ananda waktu baru masuk kuliah. Belajar akting disana, kemudian saya coba ikut-ikut casting. Terbukti sekarang banyak jebolan dari sanggar Ananda jadi artis terkenal” Ujar Dude saat ditemui dilokasi syuting di Pondok Indah.
Pria yang memiliki tinggi badan 178 cm ini juga membintangi beberapa film seperti Gue Kapok Jatuh Cinta dan Di Sini Ada Setan (The Movie). Pria ini turut meramaikan jagat sinetron di layar kaca Indonesia, seperti Di Sini Ada Setan, Ada Apa Denganmu, Cincin, Intan, Aisyah, Cahaya dan pada tahun 2009 semakin melejit namanya dengan sinetron "Nikita" bersama Nikita Willy dan Jonas Rivanno dan Manohara.