Sumber :
- VIVAnews/ Ali Azumar
"Kelima tempat tersebut, banyak warga yang membuka lahan dengan cara dibakar. Selain itu disana juga tempat dimana banyak terletak lahan gambut yang sangat sulit dipadamkan," ujarnya.
Baca Juga
Pihaknya akan tetap melakukan pemadaman melalui proses water bombing dengan dua Helicopter MI- 8, Sikorsky dan Bolco105 setiap hari.
Di luar upaya-upaya 'biasa' untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan, BPDB Sumsel menempuh cara lain, dengan menggunakan alat khusus yang dinamakan sunbut (suntikan lubang gambut).
Cara ini dilakukan untuk memadamkan titik api di lahan-lahan gambut. Di Sumsel, jumlah lahan gambut yang terbakar semakin meluas.
"Lahan gambut itu sangat susah dijinakkan. Walaupun sudah di water boombing hanya bagian atas saja yang mati. Namun, di bawah lahan gambut api tetap membakar. Sehingga hari ini, kita gunakan alat yang dinamakan sunbut" terang Yulizar.
Sunbut, merupakan selang pemadam yang telah dimodifikasi. Selang itu akan dimasukkan didalam lubang lahan gambut yang terbakar. Sebagai uji coba, BPBD Sumsel akan menggunakannya di wilayah OKI.
Selain menggunakan alat Sunbut, BPBD Sumsel juga membuat posko di dalam hutan untuk mencegah dan memantau langsung agar warga yang melakukan pembakaran lahan bisa langsung ditangkap. Sayangnya, belum ada yang tertangkap. (adi)
Kalah di Kualifikasi Piala Asia 2027, Kreator Australia Sindir Timnas Indonesia U-20: Mereka Tidak Paham Sepak Bola
Kreator konten Australia Olantakkers melontarkan sindiran terhadap Timnas Indonesia U-20 setelah Australia tersingkir dari Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
VIVA.co.id
8 September 2026