- Biro Pers Istana
Sementara itu, untuk kementerian yang pindah dan gabungan tetap akan berjalan hingga akhir tahun.
“APBN-P bulan Januari kita sudah punya nomenklatur anggaran yang lengkap dan kita lebih bisa mengalokasikan,” ujarnya saat ditemui VIVAnews pada Rabu, 29 Oktober 2014.
Senada dengan Pratikno, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan, ia tak mencanangkan program seratus hari. Menurut dia, yang penting program tersebut dilaksanakan secara cepat. Jika bisa lebih cepat, tak perlu menunggu seratus hari.
Namun, jika realitas di lapangan tidak memungkinkan, ia tak bisa memaksakan selesai dalam seratus hari. “Yang pasti Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat secepatnya. Bulan depan kalau pihak-pihak yang berkaitan sudah siap, Presiden akan segera luncurkan,” ujarnya saat ditemui usai serah terima jabatan, Selasa, 28 Oktober 2014.
Ada delapan kementerian yang terkait dengan program Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Pintar. Untuk itu, ia akan segera menggelar rapat koordinasi dengan seluruh deputi dan eselon satu di kementerian yang ia pimpin.
Ia juga akan segera berkoordinasi dengan sejumlah kementerian terkait guna menjalankan dua program andalan Jokowi tersebut. “Insya Allah mulai bulan depan akan diluncurkan oleh pemerintah,” Puan menambahkan.
Puan mengatakan, dua program unggulan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun manusia Indonesia yang berguna dan mumpuni. “Kami berharap seluruh masyarakat bisa punya hak yang sama mendapatkan pendidikan dan kesehatan. Jika semua punya kesempatan untuk mendapat kesehatan dan pendidikan yang sama, saya rasa SDM Indonesia pelan-pelan akan meningkat,” tuturnya.
Jam menunjukkan pukul 18.30 WIB. Hari sudah beranjak malam. Jokowi pun segera menutup prosesi pengumuman susunan kabinetnya. “Silakan tanya-tanya, jangan saya terus," ujarnya menutup acara. Dan, puluhan orang berseragam putih ini pun langsung bubar jalan. (art)