Sumber :
- ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo
"Semoga bisa mencetak sejarah dengan lolos ke Piala Dunia. Saya optimistis tim ini bisa mencapai babak semifinal karena sudah menjalani masa persiapan panjang," kata Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, di Myanmar.
Baca Juga
"Selain itu, mereka juga sudah bertanding melawan tim dan pemain kelas dunia. Jadi, saya rasa mental mereka sudah siap," lanjutnya sebelum laga pertama.
Sayangnya, Garuda Jaya malah tersingkir dengan cara menyakitkan. Evan Dimas cs ada di posisi buncit klasemen akhir Grup B, tanpa mengoleksi satu poin pun setelah menelan tiga kekalahan.
Di laga perdana, Timnas u-19 secara mengejutkan digasak Uzbekistan 1-3. Timnas U-19 pun dipastikan angkat koper dari turnamen bergengsi tingkat Asia ini setelah di laga kedua kalah tipis dari Australia 0-1.
Meski sudah dipastikan tersingkir, Timnas U-19 tetap bertekad meraih kemenangan di laga terakhir melawan Uni Emirat Arab (UEA). Namun, lagi-lagi Garuda Jaya kalah. Dan kali ini sangat telak, yaitu 1-4.
Jelas, hasil ini di luar perkiraan. Pasalnya, Timnas U-19 bukanlah tim yang baru beberapa bulan terbentuk. Dalam jangka waktu setahun, mereka benar-benar dipersiapkan dengan matang, agar bisa menandingi tim-tim kuat Asia.
Kegagalan inilah yang disinyalir membuat PSSI mendepak Indra Sjafri dari jabatan pelatih Timnas U-19. Rapat Komite Eksekutif pada November lalu memutuskan tidak melanjutkan kontrak Indra Sjafri yang masih tersisa setahun lagi. PSSI memberhentikan Indra dari jabatannya.
Asian Games & Hiburan Ferdinand
Sama dengan prestasi Timnas U-19, olahraga Indonesia juga gagal bersinar di Asian Games ke-17 di Incheon, Korea Selatan. Kontingen Indonesia hanya mampu meraih 20 medali yang terdiri dari 4 emas, 5 perak, dan 11 perunggu.
Alhasil, Indonesia hanya menempati posisi ke-17. Ironis, sebab Indonesia kalah dari sesama negara se-Asia Tenggara. Sebut saja, Thailand yang berada di urutan 5 dengan total 47 medali (12-7-28).
Bukan hanya itu, Indonesia juga kalah dari dua negara serumpun, yaitu Malaysia yang berhasil menempati posisi 14 dengan 33 medali (5-14-14), dan Singapura yang ada di urutan 15 dengan 24 medali (5-6-13).
Halaman Selanjutnya