SOROT 328

Emas dari Barang Bekas

Mall Rongsok
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ahmad Rizaluddin

Kadang Ernawati datang hanya untuk berbincang. “Syukur nemu barang yang kita ingin dengan harga miring,” ujarnya sambil tersenyum.

img_title Beli Barang di Situs Ini Bisa Hutang

Menurut Erna, Mall Rongsok lumayan lengkap. Ia bisa membeli barang-barang untuk kepentingan usaha hingga kebutuhan keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Barangnya lengkap dari alat kantor, rumah tangga sampai bidang usaha. Semuanya ada di sini. Selain itu, tempat ini unik,” ujar Erna.

img_title Bos IKEA Masih Gemar Beli Baju Bekas

Meski membeli barang bekas, Erna tak cemas. Pasalnya, selain bisa ditukar sewaktu-waktu, kadang ia bisa minta tolong Nurkholis untuk memperbaiki.

“Kadang jika barang yang saya beli rusak saya bisa complain dan diperbaiki dengan gratis. Jadi enak.”

img_title Menperin Puji Pengusaha Elektronik Bekas Ini

Ungkapan senada disampaikan Iwan (42), pelanggan yang lain. Warga Depok ini mengaku sering datang ke mal unik ini.

Kadang, ia datang hanya untuk melihat-lihat dan tak mencari barang tertentu. Namun, tak jarang Iwan menemukan barang yang ia butuhkan.

“Sering dapat barang dari sini seperti lampu belajar, alat olahraga, telepon,” ujarnya. Menurut dia, barang di Mall Rongsok lengkap dan barangnya banyak.

Ia mengaku senang belanja di Mall Rongsok karena bisa bebas berkeliling untuk berburu barang. “Kalau di tempat lain kita baru datang sudah ditanyain jadi ga enak.”

Pembeli mal ini tak hanya dari wilayah Depok dan sekitarnya, namun juga datang dari wilayah lain di seputaran Jakarta. Tak hanya itu, sejumlah warga negara asing juga menjadi pelanggan mal unik ini.

“Selain dari Indonesia, saya juga ada langganan dari Inggris, Jepang, Korea dan Jerman. Sebulan dua kali orang Inggris datang. Mereka biasanya cari lukisan,” ujar Nurkholis menjelaskan.

Berburu Rongsokan

Awalnya, Nurkholis harus menyambangi tempat-tempat penjualan barang-barang bekas guna mendapatkan barang dagangan. Namun, lama kelamaan orang-orang datang ke malnya untuk menjual barang-barang bekas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain dari perorangan, mal rongsok juga disuplai barang-barang bekas dari institusi, perguruan tinggi atau sisa tempat usaha. "Suplai barang dari restoran, kampus, orang rumahan, KFC, Chevron. Juga dari kantor-kantor pemerintah dan bank,” ujarnya.

Nurkholis menerangkan, tiap hari ada saja orang yang datang untuk menjual barang bekas. Seperti hari itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut