- VIVA.co.id/Ahmad Rizaluddin
Sejak pagi, Nurkholis sudah ditunggu Ivan Fauzi (35). Ivan merupakan salah satu penyuplai barang ke Mall Rongsok.
Siang itu, kontraktor ini menawarkan barang-barang perlengkapan restoran. Ia mengatakan sudah sering menjual barang bekas kepada Nurkholis.
Sebagian besar barang yang ia jual adalah furnitur dan perlengkapan kantor. “Saya pernah menjual meja, kursi. Kalau saya barang usaha, punya orang bukan punya saya pribadi,” lanjut Nurkholis.
Ia mengaku senang berbisnis dengan Nurkholis. Karena selain cepat, harga yang diberikan koelagnya itu juga bagus.
“Kalau di sosmed kelamaan. Kalau di sini kasih lihat barang dia oke langsung bayar. Harga juga lebih bagus.”
Ivan mengaku tak pernah menjual barang bekas ke tempat lain. Ia mengatakan, ke depan ia akan tetap menjual barang bekas ke Mall Rongsok milik Nurkholis ini.
Menjelang siang seorang remaja usia belasan datang ke mal ini. Kedua tangannya menenteng bungkusan.
Remaja bernama Rizki ini hendak menjual printer dan scanner bekas miliknya. Ia mengatakan, dua barang itu ia jual karena tak terpakai.
Selain itu, ia sudah membeli printer dan scanner baru. Siswa di salah satu SMA di Depok ini memilih menjual barang bekasnya ke Mall Rongsok karena lebih cepat.
“Saya jual di sini karena bisa lebih cepet dan deket,” ujarnya. Akhirnya, dua barang itu berpindah tangan dan dihargai Rp45 ribu.
Sementara itu, kamera merek Panasonic VHS yang ia bawa tidak jadi dijual karena ditawar terlalu murah. Menurut dia, kamera tersebut masih bagus.
Sama seperti dia barang sebelumnya, kamera itu ia jual karena sudah beli yang baru. “Tidak jadi saya jual karena harganya terlalu murah. Kamera ini cuma dihargain Rp200 ribu. Saya mintanya Rp2 juta karena dulu belinya Rp5 jutaan.”
Hari beranjak siang. Namun, sejumlah pembeli terus berdatangan.
Iwan juga masih tampak asyik berburu barang. Sesekali ia membongkar gundukan barang yang teronggok di sana sini.
Sementara, keluarga Nurkholis terlihat asyik menonton televisi yang ditaruh di ruangan bagian depan. Sesekali istri Nurkholis melayani pembeli dan orang-orang yang akan menjual barang ke mal unik ini. (ren)