SOROT 336

Kembalinya Piringan Hitam

Jual piringan hitam di jalan surabaya
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mohammad Nadlir

“Di Indonesia yang pertama pakai vinyl itu band indie Superman Is Dead (SID), mereka merilis album berisi delapan lagu terbaik, yang dikoleksi dari tahun 1997 - 2009. Sejak itu, mulai beberapa musisi indie lain mengikuti jejak SID,” ujar  Bens.

img_title AI Bisa Lawan Balik Scammer, Modus Penipuan Digital Kini Bisa Dideteksi

Rezeki dari kolektor muda
Lalu, di mana saja lokasi kita dapat berburu vinyl yang langka? Di Jakarta, tempat pertama yang wajib disambangi adalah Jalan Surabaya, yang ada di Menteng, Jakarta Pusat. Di sana terdapat belasan pedangan barang antik, yang salah satunya, berjualan kaset lama dan piringan hitam tua, dengan kualitas baik tentunya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Anda juga bisa berburu vinyl di Pasar Taman Puring, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tak jarang pula, pemburu vinyl mencari sampai ke Blok M Square, dan Pasar Santa, karena di sana juga ada pedagang musik jadul dalam format piringan hitam.

img_title 20 Ribu Warga Bekasi Dicoret dari Daftar Penerima Bansos karena Terlibat Judi Online

Jual piringan hitam di jalan surabaya

Tempat pertama di Jakarta yang wajib disambangi pemburu vinyl langka adalah Jalan Surabaya, yang ada di Menteng, Jakarta Pusat.

img_title Suzuki Baleno Facelift Dijual Rp100 Jutaan, Sudah Punya ADAS Level 2

Asrizal, seorang penjual piringan hitam di Jalan Surabaya, Menteng, mengaku sudah berdagang  sejak tahun 2005. Pria 35 tahun ini meneruskan usaha dari orangtuanya.

Saat ditanya, apakah selama ini ia merasa kesulitan mendapatkan vinyl untuk dijual, pria itu tersenyum sejenak. Menurutnya, tak terlalu sulit mendapatkan piringan hitam. Sebab, cukup banyak orang yang datang untuk menjual koleksi vinyl mereka.

Tak hanya itu, ia juga mendapatkan barang jualan dari luar, karena kebetulan kakaknya tinggal di luar negeri. Meski terbuka untuk menerima vinyl yang dijual masyarakat, namun ia akui cukup selektif dalam soal membeli barang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asrizal hanya menerima vinyl kualitas bagus dari band yang jelas. Tujuannya, agar tak sulit dijual kembali. Ia  amat tertarik apabila ada orang yang menjual priringan hitam dari penyanyi lama dan banyak dipesan orang.

“Kalau harga jual beli cukup bervariasi, tergantung dari musisinya siapa. Range harganya antara Rp100 ribu - Rp200 ribu, tapi kalau yang langka banget, bisa sampai jutaan lho. Yang paling banyak diburu, cenderung ke musik rock lama, kayak album punya Godbless, Led Zeplin, dan The Beatlles,” ujar pria asal Padang ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut