- VIVA.co.id/Mohammad Nadlir
“Di Indonesia yang pertama pakai vinyl itu band indie Superman Is Dead (SID), mereka merilis album berisi delapan lagu terbaik, yang dikoleksi dari tahun 1997 - 2009. Sejak itu, mulai beberapa musisi indie lain mengikuti jejak SID,” ujar Bens.
Rezeki dari kolektor muda
Lalu, di mana saja lokasi kita dapat berburu vinyl yang langka? Di Jakarta, tempat pertama yang wajib disambangi adalah Jalan Surabaya, yang ada di Menteng, Jakarta Pusat. Di sana terdapat belasan pedangan barang antik, yang salah satunya, berjualan kaset lama dan piringan hitam tua, dengan kualitas baik tentunya.
Selain itu, Anda juga bisa berburu vinyl di Pasar Taman Puring, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tak jarang pula, pemburu vinyl mencari sampai ke Blok M Square, dan Pasar Santa, karena di sana juga ada pedagang musik jadul dalam format piringan hitam.
![]()
Tempat pertama di Jakarta yang wajib disambangi pemburu vinyl langka adalah Jalan Surabaya, yang ada di Menteng, Jakarta Pusat.
Asrizal, seorang penjual piringan hitam di Jalan Surabaya, Menteng, mengaku sudah berdagang sejak tahun 2005. Pria 35 tahun ini meneruskan usaha dari orangtuanya.
Saat ditanya, apakah selama ini ia merasa kesulitan mendapatkan vinyl untuk dijual, pria itu tersenyum sejenak. Menurutnya, tak terlalu sulit mendapatkan piringan hitam. Sebab, cukup banyak orang yang datang untuk menjual koleksi vinyl mereka.
Tak hanya itu, ia juga mendapatkan barang jualan dari luar, karena kebetulan kakaknya tinggal di luar negeri. Meski terbuka untuk menerima vinyl yang dijual masyarakat, namun ia akui cukup selektif dalam soal membeli barang.
Asrizal hanya menerima vinyl kualitas bagus dari band yang jelas. Tujuannya, agar tak sulit dijual kembali. Ia amat tertarik apabila ada orang yang menjual priringan hitam dari penyanyi lama dan banyak dipesan orang.
“Kalau harga jual beli cukup bervariasi, tergantung dari musisinya siapa. Range harganya antara Rp100 ribu - Rp200 ribu, tapi kalau yang langka banget, bisa sampai jutaan lho. Yang paling banyak diburu, cenderung ke musik rock lama, kayak album punya Godbless, Led Zeplin, dan The Beatlles,” ujar pria asal Padang ini.