SOROT 354

Merawat Jejak Wayang Sasak

Kegiatan di Sekolah Pedalangan Wayang Sasak
Sumber :
  • VIVA.co.id/Kusnandar

“Jadi, daripada dia keluyuran ndak tahu mau ngapain, lebih baik jadi dalang saja,” ujarnya saat ditemui VIVA.co.id, Rabu, 7 Juli 2015.

Ningsih tak menampik jika saat ini warga sudah jarang nontong Wayang Sasak. Menurut dia, warga lebih banyak nonton sinetron dan pertunjukan dangdut. “Tidak ada pertunjukan wayang lagi. Budaya yang masih sering kita lihat paling cuma Gendang Beleq, Rudat, tarian sasak yang untuk saweran itu.”

Tanggapan senada disampaikan Asmuni (48). Kepala Desa Sesela ini mengatakan, keberadaan sekolah tersebut merupakan sesuatu yang positif. Ia mengklaim, warganya tak asing dengan wayang.

img_title 7 Weton yang Konon Punya Rezeki Dagang, Bisa Sukses Bangun Bisnis Sendiri

Menurut dia, wayang adalah salah satu seni budaya yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. “Kalau dibandingkan dengan seni-seni yang lain seperti Cupak Gerantang dan sebagainya, Wayang Sasak lebih diingat masyarakat, khususnya warga Sesela,” ujarnya kepada VIVA.co.id, Rabu, 7 Juli 2015.

Meski demikian, ia mengakui, hingga saat ini pemerintah belum mengulurkan tangan terkait keberadaan Sekolah Pedalangan Wayang Sasak. Menurut dia, pemerintah seharusnya memberikan bantuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini seharusnya mendapatkan respons serius pemerintah. Tapi, selama ini tidak ada, baik dari Dinas Pariwisata, Dikpora, juga instansi terkait sampai saat ini belum ada.”

Meski pemerintah tak turun tangan, Muhaimi yakin, melalui sekolah yang dibangun dengan rasa cinta dan keyakinan, ia percaya semua cita-cita dan harapan mereka akan terwujud. Menurut dia, sekolah ini akan menjawab rasa takut dan kekhawatiran akan hilangnya generasi penerus para dalang di Pulau Lombok.

Sekolah ini juga akan menjawab tantangan zaman, dengan melahirkan dalang-dalang muda yang memiliki kepekaan sosial, budaya, dan lingkungan yang tinggi. Juga dalang yang akan memberikan pertunjukan wayang yang segar dan lebih ramah dengan berbagai persoalan masyarakat. (art)

img_title Kenapa HP Bisa Terbakar atau Meledak? Ini Penjelasan tentang Baterai Lithium-Ion yang Perlu Dipahami
Pagelaran wayang kulit menampilkan dalang Ki Sigit Ariyanto

Wayang, Media Efektif Membangun Jati Diri Bangsa

Pagelaran wayang kulit menampilkan dalang Ki Sigit Ariyanto.

img_title
VIVA.co.id
3 Agustus 2015
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut