SOROT 363

Televisi Pengajar Kekerasan

Tempat Penitipan Anak
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi
pribudiarta
img_title Jajanan Anak Berkemasan Kondom Beredar di Bekasi
Pribudiarta mengatakan banyak film animasi yang tidak aman bagi anak-anak tapi lolos sensor LSF.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Bocah Dianiaya Aparat Akrab dengan Warga Komplek Marinir
“Anak-anak belum bisa membedakan antara dunia nyata dengan dunia khayalan,” katanya.
img_title Diduga Cabuli 2 Bocah, Pria Ini 'Dihakimi' Warga

Idy Muzayyad menambahkan, KPI sudah membuat peraturan dan mekanisme untuk mengurangi atau bahkan meniadakan tayangan-tayangan yang bermuatan kekerasan. Masyarakat pun dapat mengingat lagi beberapa program televisi dihentikan selamanya karena memuat adegan kekerasan atau pornografi dan sentimen suku, agama, dan ras.

Pada akhirnya, orang tua lah benteng utama dan terakhir bagi anak-anaknya. Anak-anak dibebaskan, dilarang, atau dibatasi menonton televisi, semua bergantung sepenuhnya pada orang tua. Anak-anak dilarang menonton televisi tetapi bebas memanfaatkan ponsel atau komputer yang terkoneksi dengan internet pun sepenuhnya tanggung jawab orang tua.

“Makanya saya bilang pengawasan orang tua kadang kurang. Anak, kan, sebenarnya enggak boleh menonton TV. Tayangan SU sekali pun perlu bimbingan juga,” kata dia.

Orang tua harus meluangkan lebih banyak waktu untuk anak. Orang tua bisa berdiskusi banyak hal dengan anak-anak, termasuk memberikan bimbingan saat menonton televisi. Di saat yang sama, orang tua dapat menyisipkan nilai-nilai agama, nilai yang baik dalam keluarga, mengajarkan berbagai keterampilan hidup buat anak.

“Orang tua kita melakukan ini, kita juga. Kalau contohnya bagus, ya, bagus jadinya. Tapi kalau contohnya jelek, ya, jadi jelek,” ujar Pribudiarta. (ren)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Lilis Khalisotussurur turut melaporkan
Polres Depok bentuk Tim Srikandi

Depok Catat 147 Kasus Kejahatan pada Wanita dan Anak

Data dari Januari hingga Juli 2016.

img_title
VIVA.co.id
6 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut