Naga yang Tumbuh dalam Diam

Seorang tentara China dengan matanya sipit.
Seorang tentara China dengan matanya sipit.
Sumber :
  • REUTERS/China Daily
VIVA.co.id - Raksasa China sudah bangun dari tidur panjang. Dari negara yang dulunya dipandang miskin dan terbelakang, kini melesat menjadi raksasa ekonomi. Hanya dalam 30 tahun, negara itu telah berkembang dari sebuah negara pertanian miskin menuju negara produsen yang kuat.

Model pembangunan China yang lebih melihat ke dalam, dengan menguatkan investasi dan memproduksi sendiri, membuat negara ini akhirnya melesat menjadi negara dengan perekonomian terbesar kedua setelah Amerika Serikat.

Pilihan untuk terus fokus pada pengembangan ekonomi sungguh tepat. Selama masa pengembangan itu China tak pernah tertarik untuk bergenit-genit dengan pengembangan militer. Negeri dengan penduduk terbesar di dunia ini bahkan tak pernah melibatkan diri dalam konflik militer yang terjadi di berbagai negara. 

Namun, diam-diam ia mencengkeram masuk menguasai perekenomian.
Saat pembangunan di Afrika kurang dilirik oleh AS dan Eropa, China masuk ke wilayah tersebut.

Mereka menawarkan pinjaman dan investasi segar bagi negara-negara miskin di Afrika. Investasi China di Zimbabwe bahkan membuat negara Afrika itu menyerah pada kedigdayaan China.

Zimbabwe ditinggalkan AS dan Eropa karena isu HAM. Selama tahun 1999 hingga 2009 negara di Afrika itu berjuang sendiri.

Halaman Selanjutnya
img_title