- VIVA.co.id/Muhamad Solihin
Yusril dan para bakal cagub lainnya yakin mereka bisa mengalahkan Ahok. "Kalau saya terjadi head to head, saya yakin akan memenangkan (Pilgub DKI)," ujar Yusril.
Selanjutnya... Suara Warga
Apa Kata Warga?
Suara pro kontra soal bakal cagub maupun petahana datang dari sejumlah masyarakat Jakarta. Hanggraini (24), misalnya. Mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Jakarta ini menilai semua bakal cagub itu merupakan orang-orang hebat.
Namun, Ahok telah mampu mengambil hati masyarakat dan kepemimpinannya telah terbukti. "Jika ahok bisa meyakinkan masyarakat akan kinerjanya yang akan makin baik, kemungkinan ia menang," ujar Hanggraini.
Segendang sepenarian. Satrio (25), warga Cilandak, punya pendapat serupa. Dengan melihat hasil survei, dia yakin Ahok akan menang. Menurutnya, ada lawan-lawan Ahok yang memang sudah dikenal seperti Yusril dan Adhyaksa. Namun, mereka dinilai belum memilliki popularitas dan elektabilitas setinggi Ahok. "Sekarang yang lebih terkenal dan terbukti kan Ahok," ujarnya.
Analisa berbeda disampaikan Surya Putra (26), karyawan swasta. Menurutnya, para bakal cagub itu bukan calon kuat. Dia melihat Ahok memiliki kelemahan lantaran menggandeng Heru. "Karena Ahok gandeng Heru, mungkin Yusril bisa mengalahkan Ahok," ujarnya.
Bobby (29), karyawan swasta, juga menjagokan Yusril untuk memenangkan Pilgub DKI. Menurut dia, sulit bagi Ahok menang lewat jalur independen. Dia lebih memilih Yusril karena dinilai memiliki track record yang jelas. "Kalau yang lain menurut saya banyak yang belum jelas," ujarnya.
Adapun Asep (35), warga Johar Baru, belum menentukan pilihan. Dia menilai para bakal cagub maupun petahana belum ada yang cocok memimpin Jakarta. "Saya dukung Jokowi kalau dia nyalon," katanya berseloroh.
Jika para lawan Ahok bersatu, menurut peneliti politik IndoStrategi Pangi Syarwi Chaniago, mereka kemungkinan bisa menenggelamkan elektabilitas dan popularitas Ahok. "Ini kan adu strategi marketing politik. Semua kemungkinan bisa terjadi," ujarnya. (umi)