- VIVA.co.id/Purna Karyanto Musafirian
Tujuan dari program Si Bulan sederhana, yakni ingin meringankan beban pasien atau keluarga pasien yang ingin berobat ke rumah sakit.
Ketua Zona Bombong, Andien Fardin mengatakan, Si Bulan merupakan program baru di komunitas yang ia pimpin. Menurut dia, sama seperti program Zona Bombong yang lain, layanan Si Bulan juga diberikan secara cuma-cuma. Baik pengelola maupun sopir tak menarik biaya sepeser pun dari pasien atau keluarga pasien.
Ungkapan senada disampaikan Catur Priyono (46), sopir Si Bulan. Ia mengatakan, warga bisa menggunakan layanan ambulans gratis dengan cuma-cuma. Menurut dia, warga tinggal SMS atau menelepon jika butuh ambulans gratis.
“Saya selalu standby dan siap meluncur jika ada warga yang butuh ambulans,” ujar jemaah Zona Bombong ini.
![]()
Layanan Si Bulan diberikan secara cuma-cuma. Baik pengelola maupun sopir tak menarik biaya sepeser pun dari pasien atau keluarga pasien. Foto: VIVA.co.id/Purna Karyanto Musafirian
Catur mengaku siap siaga selama 24 jam. Dalam sehari ia bisa mengantar tiga pasien. Menurut dia, kepentingan pasien beragam, mulai minta diantar check up ke rumah sakit secara berkala hingga minta dijemput dari rumah sakit usai dirawat.
Tak jarang, ada pasien yang minta diantar ke rumah sakit di luar Kabupaten Banyumas. “Saya pernah mengantar pasien sampai ke Jogja,” dia menambahkan.
Meski bekerja nyaris 24 jam, Catur mengaku tak menerima honor apalagi gaji. Meski demikian, ia menjalani pekerjaannya tersebut dengan riang dan tanpa beban.
“Saya ingin di sisa usia saya, hidup saya bisa bermanfaat untuk orang lain,” ujarnya.
Bapak dua anak ini mengatakan, ia menjadi sopir ambulans sejak program Si Bulan diluncurkan. Ia mengaku diminta oleh pembina Zona Bombong, Muhammad Abror untuk "megang" ambulans. Meski saat itu sedang merintis usaha, ia langsung menerima permintaan tersebut.
“Saya sudah tak terlalu mikir materi mas. Semangat saya cuma ingin berbagi,” tuturnya.
Catur mengaku, tak jarang ada pasien atau keluarga pasien yang memberikan uang sebagai ungkapan rasa terima kasih. Namun, ia selalu menolak pemberian tersebut dengan halus.