- VIVA.co.id/Yasin Fadilah
Para pedagang itu kebanyakan membeli, lalu menjual lagi ke pembeli pemula yang tak banyak tahu tentang mobil. Tak cuma di Jakarta, mobil-mobil itu juga dibawa ke luar daerah, bahkan luar Jawa dan dipasarkan di sana. Alasannya, banyak pembeli pemula yang tak tahu mesin dan banyak pula pembeli yang tak sadar dengan sejarah mobil tersebut. "Jadi tak banyak yang tahu," katanya.
Selanjutnya...Hitamkah Bisnis Ini?
Hitamkah Bisnis Ini?
Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi mengatakan, bisnis rekonstruksi mobil bekas tabrakan maut sah-sah saja, asalkan mereka jujur terhadap konsumen. Yang jadi masalah, biasanya pedagang menutup-nutupi sejarah mobil.
Jual beli mobil ini sah lantaran belum ada regulator yang mengurus keselamatan kendaraan. "Kalau pun ada KNKT, itu baru bisa bekerja setelah terjadi kecelakaan," kata dia. KNKT adalah singkatan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi.
Karenanya, konsumen harus jeli, memilih mobil bekas yang benar-benar aman, tak membahayakan. Sebab, rangka mobil yang sudah bengkok, biasanya bila diluruskan tak bisa presisi lagi.
“Ajaklah orang yang mengerti mobil saat Anda beli mobil bekas,” ujar dia, memberi tips.
![]()
Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi mengatakan, bisnis rekonstruksi mobil bekas tabrakan maut sah-sah saja, asalkan mereka jujur terhadap konsumen.
Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Ajun Komisaris Besar Budiyanto membolehkan mobil bekas tabrakan berkeliaran. Syaratnya, mobil itu dibetulkan di bengkel resmi dan terjamin. Jadi bukan sembarang bengkel bisa merekonstruksi bangkai yang sudah hancur.
Memang, soal barang bukti bekas kecelakaan, dia mengatakan akan dikembalikan lagi kepada pemilik kendaraan, setelah persidangan selesai. "Jika tidak diambil dalam waktu enam bulan, ya kami lelang," katanya.
Karenanya, bisa saja kendaraan-kendaraan bekas kecelakaan itu beredar. Cuma, Budi mengatakan, polisi bisa mensortir saat konsumen memperpanjang pajak atau saat pengurusan pindah tangan. "Ini bisa dicek bagaimana kondisi fisiknya," kata dia.
Tentu saja, dengan pengecekan ini diharapkan tak lagi ada korban-korban dari mobil yang pernah mengalami kecelakaan maut itu. [aba]