SOROT 414

Gurita TransJakarta

Bus Transjakarta di Terminal Depok, Jawa Barat, Rabu, 22 Juni 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Zahrul Darmawan

VIVA.co.id – Jarum jam menunjukkan pukul 05.20 WIB. Adib Wijaya bergegas meninggalkan rumahnya di Pondok Timur, Bekasi Timur, Jawa Barat, dengan menaiki sepeda motor. Pria berusia 50 tahun ini melaju mendekati Pintu Tol Bekasi Timur. Di sebuah tempat penitipan kendaraan dekat Pintu Tol, ayah dari dua anak ini memarkirkan tunggangannya. 

img_title 20 Bus Bekas TransJakarta Terbakar Buntut Kebakaran Hebat di Terminal Rawa Buaya

Adib lalu berjalan kaki ke tempat pemberhentian bus TransJakarta rute Bekasi Timur-Grogol yang terletak juga tak jauh dari Pintu Tol. Adib bergabung dengan puluhan orang yang juga menunggu bus yang sama. Sepuluh menit menunggu, bus yang ditunggu pun datang. Adib melesat masuk bersama calon-calon penumpang lainnya. Bus langsung sesak. Kurang dari lima menit mengisi penumpang, bus mulai jalan, memasuki jalan tol yang mengarah ke Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluar dari Pintu Tol Halim, bus lalu masuk ke jalur bus TransJakarta rute Cawang-Grogol. Di Halte Kuningan Barat, Adib turun, transit pindah ke Bus TransJakarta rute Ragunan menuju Dukuh Atas. Pukul 07.00, Adib sudah tiba di kantornya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

img_title Bus TransJakarta Mulai Beroperasi Jam 9 Pagi di Hari Lebaran

Sudah tiga bulan Adib menjajal rute perjalanan ini, dimulai sejak munculnya jalur Bus TransJakarta langsung dari Bekasi Timur. Sebelumnya, Adib menaiki bus karyawan sebuah perusahaan, dengan tarif Rp8.000 per perjalanan. Dengan TransJakarta, Adib hanya kena tarif Rp3.500 sekali jalan sampai ke kantor. Selain lebih murah, juga “busnya nyaman, dingin,” katanya kepada VIVA.co.id, Jumat 16 September 2016.

Namun Adib memiliki catatan minus soal TransJakarta ini. Dia mengeluhkan waktu tunggu bus ketika jam pulang kerja. Waktu tunggu bisa mencapai setengah jam. Penumpang pun menumpuk. “Banyak penumpang tidak terbawa.Mungkin mesti ditambah jumlah busnya,” katanya.

img_title Viral Polisi Gak Berani Tilang Pengguna Motor Ini Walaupun Masuk Jalur Busway

Lain lagi keluhan Pingkan, pengguna bus TransJakarta dari Tangerang. Menurut dia, bus TransJakarta belum senyaman kendaraan pribadi.  Selain itu, penumpangnya berdesakan saat jam berangkat dan pulang kantor. “Saya  harap ada peningkatan pelayanan dan kenyamanan,” katanya.

Bus Transjakarta antre di Halte Harmoni

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menggurita ke Penyangga Ibu Kota

Sejak diluncurkan pada 15 Januari 2004 oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Sutiyoso, TransJakarta kini telah jauh berkembang. Dari satu koridor sepanjang 12,9 kilometer yaitu Blok M-Kota, kini menjadi 12 koridor. Satu koridor lainnya tengah dibangun dari Tegal Parang-Ciledug sepanjang 9,3 km. Selain itu, terdapat 11 koridor langsung (lintas koridor), 17 jalur feeder (pengumpan), 8 jalur feeder rumah susun, dan 9 feeder perbatasan (jalur ke luar kota).

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut