SOROT 430

Banyak WNI Tergiur Kerja di Negeri China

Aktivitas pekerja di Indonesia
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Isu maraknya tenaga kerja asing asal China kembali meruak. Di berbagai media sosial – bahkan broadcast di group-group obrolan di whatsapp – jumlah tenaga kerja asal China itu bahkan sudah dibumbui dengan kalimat “serbuan.”

img_title KPK Dalami Pengakuan Staf Ida Fauziah Terima Uang hingga Tiket Blackpink

Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri beberapa kali membetulkan letak kacamatanya, sesekali ia juga menyandarkan tubuhnya pada punggung kursi.  Ia mengaku kesal mengenai berita maraknya tenaga kerja asal China yang menurutnya berlebihan. Sambil berbincang, ia berulangkali membetulkan posisi duduk hingga tegak dan kemudian berbicara dengan keras.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia lalu bercerita saat datang ke acara peringatan hari kemerdekaan RI di Hong Kong, yang masih bagian dari China. “Waktu itu saya sama [pedangdut] Inul Daratista datang isi acara di sana, yang datang semua berbahasa Indonesia, dan semua itu hadiri acara itu. Sekitar 30.000 orang yang hadiri dan semuanya orang Indonesia. Acaranya waktu itu di Victoria Park, orang Hong Kongnya asoy geboy aja tuh, itu di Cina tuh,” tuturnya.

img_title KPK: Eks Sekjen Kemenaker Diduga Terima Uang Rp12 Miliar dari Agen TKA

Apa yang dideskripsikan oleh Hanif soal Victoria Park yang penuh dengan TKI adalah untuk menunjukkan bagaimana negara tersebut tak mempersoalkan banjirnya tenaga kerja asal Indonesia di negara mereka. Ia membandingkan kenyamanan TKI di Hong Kong yang tenang bekerja tanpa isu serbuan tenaga kerja asing. Sementara di Indonesia, isu tenaga kerja China terus terhembus dan begitu cepat tersebar. Apalagi, isu tersebut juga dibumbui seolah China akan segera menguasai Indonesia dengan kerja sama di berbagai sektor, termasuk menariknya juga ke isu komunisme.

Kepada VIVA.co.id yang datang menemuinya, Hanif begitu bersemangat menceritakan tentang merebaknya berita soal serbuan tenaga kerja China ke Indonesia. Sesekali nada tinggi terdengar. “Saya tahu persis, ini adalah ketiga kalinya isu ini kembali ramai. Pertama di bulan Februari 2015, kedua di bulan April 2016, dan ketiga di bulan Desember 2016,” ujarnya saat ditemui pada Selasa, 3 Januari 2016.

img_title Warga RI Siap-siap! Jepang Bakal Buka Pintu Lebar untuk Pekerja Asing, Target Lebih dari 1 Juta Tenaga Kerja

Menurut Hanif, negara lain tak mempermasalahkan kehadiran tenaga kerja asal Indonesia, namun di negara ini, justru kehadiran tenaga kerja asal China menjadi begitu bermasalah. Padahal jumlah mereka juga tak signifikan karena hanya berkisar 21.000 orang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut