- REUTERS/Carlos Barria
“Komunikasi WNI dengan KJRI serta WNI lainnya merupakan hal terpenting yang perlu dilakukan,” ujar Jailani.
Pertemuan yang digagas perwakilan Indonesia itu direspons positif. Pejabat Pemerintah Negara Bagian Pennsylvania, Ober Kernodle IV meyakinkan bahwa wilayahnya menjamin keselamatan imigran dari negara mana pun. Termasuk dari Indonesia. Komunitas imigran, kata dia, membawa hal baik selama ini antara lain masuknya budaya teknologi yang memajukan negara bagian itu.
“Apabila imigran merasa tidak aman di kota-kota lain di Amerika Serikat, kami mengundang mereka untuk datang dan bermukim di Pennsylvania,” kata Kernodle IV pada saat pertemuan itu.
Pejabat Hubungan Masyarakat Pemerintah Kota Philadelphia Randy Duque mengatakan hal senada. Pemerintah kota itu berkomitmen melindungi hak individu dan komunitas asing termasuk melindungi dari tindakan diskriminasi.
“Perlindungan tersebut diberikan Pemerintah Kota Philadelphia tanpa melihat status keimigrasian seseorang,” kata Duque.
Menyoal pengadaan SMS blast dan hotline 24 jam yang diberlakukan dengan koordinasi masing-masing lima konsulat jenderal Indonesia di AS juga dibenarkan Konsul Jenderal RI di Los Angeles, Umar Hadi.
Kepada VIVA.co.id, Umar mengatakan bahwa KJRI terus memantau perkembangan media sosial baik Facebook maupun Twitter untuk mengantisipasi hal-hal yang merugikan WNI di negeri Paman Sam. Dia mengakui bahwa warga Indonesia memang sempat khawatir.
“Hal terpenting yang selalu kami sampaikan adalah untuk memahami hak-hak sipil mereka, khususnya ketika mereka berhadapan dengan aparat imigrasi atau Kepolisian AS. Terdapat berbagai sumber informasi yang baik, misalnya situs www.aclu.org yang dikelola oleh American Civil Liberties Union,” kata Umar Hadi.
Dia mengatakan, pada saat ini respons warga Amerika dan pendatang atas kebijakan itu, terbelah. Ada yang mendukung, namun tak sedikit yang menentang.
![]()
Seorang pengunjuk rasa penolak kebijakan Presiden AS Donald Trump berdemonstrasi di luar AS Konsulat di Hong Kong, Cina 1 Februari 2017. (REUTERS/Bobby Yip)
Sementara itu, pemerintah kota Los Angeles, dia menjelaskan, tetap ramah terhadap imigran sekalipun perintah baru itu sudah dikeluarkan Trump. Pemerintah setempat bahkan menyediakan bantuan hukum kepada para imigran yang dihalau ancaman deportasi.