- VIVA.co.id/Muhamad Solihin
Mantan pemain Liverpool asal Spanyol, Luis Garcia, menjadi pemain pertama yang menjadi marquee player di ISL saat direkrut oleh Atletico de Kolkata pada 2014 lalu. Definisi marquee playar di India sendiri adalah pemain asing yang pernah membela timnas di turnamen internasional. Seperti Piala Dunia, Piala Eropa, Copa America hingga Piala Asia.
Sedangkan Liga 1 Indonesia memiliki aturan yang berbeda soal marquee player. Yaitu mereka yang pernah mentas di Piala Dunia dalam tiga edisi terakhir. Atau pernah bermain di kompetisi kasta tertinggi di negara-negara Eropa.
Meski memiliki konsep yang berbeda-beda, namun ada kesamaan terkait tujuan penggunaan marquee player di beberapa kompetisi. Yaitu demi meningkatkan kualitas dan nilai jual kompetisi terkait.
Hal itu diakui Wakil Ketua Umum PSSi, Joko Driyono yang menyatakan, penerapan marquee player sebenarnya bertujuan untuk meningkatkan nilai Liga 1. Menurut Joko, kedatangan marquee player berguna untuk perkembangan sepakbola Indonesia.
"Dengan adanya regulasi ini, tentu kami ingin meningkatkan nilai dari sebuah kompetisi. Dengan banyaknya pemain top ke Indonesia, itu menjadi nilai jual sepakbola Indonesia juga," kata pria yang akrab disapa Jokdri itu.
"Tapi, perlu diingat, harga itu harus sebanding dengan kualitas. Percuma datang pemain top tapi tak memiliki kualitas. Keduanya harus sebanding," lanjut dia. Itulah sebabnya, Joko Driyono mengatakan, pihaknya memberikan batasan ketat terkait status marquee player yang akan didatangkan ke Indonesia.
Dan terbukti, kedatangan pemain bintang berstatus marquee player langsung memiliki dampak buat klub. Salah satunya Persib yang berhasil mendatangkan Essien.
Efek kedatangan Essien langsung terasa menguntungkan bagi Persib dalam hal penjualan jersey. "Iya melonjak banget. Angkanya saya tidak ingat, tetapi yang jelas kami harus produksi ulang," kata Media Officer Persib, Irfan Suryadireja.
Jika dibandingkan penjualan jersey pemain Persib lainnya, seperti Atep Rizal, lonjakan penjualan jersey nomor punggung 5 milik Essien lebih laris. "Lebih booming ini. Mungkin tiga kali lipatnya," imbuhnya. (ren)