- VIVA.co.id/Muhamad Solihin
"Kami juga surprise kalau ada aturan marquee player ini. Tapi kami berprasangka baik saja, karena Ketua Umum PSSI ingin Liga 1 lebih semarak lagi," tutur Sekretaris PT Sriwijaya Optimistis Mandiri, Faizal Mursyid.
"Kami semua juga tidak tahu kan, Essien tiba-tiba datang dan ternyata statusnya marquee player," tutur Faizal.
Persija Jakarta adalah salah satu yang memberkan sambutan positif terkait aturan marquee player ini. Pelatih mereka, Stefano Cugurra Teco menyatakan "Saya sangat menyambut baik adanya regulasi ini, ini pertanda positif. Dan kami sebagai klub peserta Liga 1 akan mengindahkan semua peraturan yang sudah ditetapkan PSSI".
"Begitu pun semua klub, mereka harus wajib mengkuti aturan. Adanya marquee player tentu akan menambah kualitas Liga Indonesia," lanjutnya.
Sementara itu, wakil ketua umum PSSI, Joko Driyono, memberikan pandangan tentang aturan marquee player yang sekilas dianggap hanya akan menguntungkan tim besar saja. Dia dengan tegas menyatakan kalau regulasi yang diterapkan sudah cukup adil.
"Kalau soal adil dan tidak, sepakbola bisa disebut adil jika regulasi itu tak boleh berubah saat kompetisi berlangsung. Itu esensi yang paling hakiki. Selama tak menyentuh titik tersebut, ini dikatakan sebagai hal yang normal," katanya.
Banyak yang bertanya-tanya terkait istilah marquee player. Menurut 'The New Partridge Dictionary of Slang and Unconventional English', marquee player adalah atlet profesional yang dianggap sangat populer, terampil atau memiliki teknik luarbiasa.
Marquee player diterapkan di beberapa liga olahraga. Dari sepakbola hingga rugbi. Hanya saja beberapa liga olahraga memiliki definisi dan aturan spesifik dan berbeda mengenai status marquee player.
Di A-League, Federasi Sepakbola Australia memperbolehkan setiap klub merekrut dua marquee player dengan nilai gaji di luar salary cap (batasan gaji maksimal) yang sudah ditentukan. Sementara federasi sepakbola India (AIFF) membuat aturan marquee player sejak 2014. Ini demi menyemarakkan kompetisi sepakbola yang kalah populer di India.
Pemain legendaris Luis Garcia (tengah) melakukan selebrasi gol bersama John Aldridge (kanan) dan Dietmar Hamann (kiri) saat pertandingan para legenda antara Liverpool melawan Real Madrid di Stadion Anfield. (Action Images via Reuters/Carl Recine Livepic)