SOROT 459

Cari Kehidupan di Luar Bumi

Puluhan warga melihat peluncuran roket dari Wenchang Satellite Launch Center di Wenchang, provinsi Hainan, China
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

Griffin mengatakan, teknologi yang ada kala itu nyaris tak mungkin untuk menahan Bumi terhindar dari krisis. Dia mengakui memang tidak menjamin kapan manusia bisa merealiasikan koloni tersebut, tapi dia yakin suatu saat makin banyak manusia yang hidup di luar Bumi.  

img_title Mimpi Negara Antariksa

"Kita mungkin memiliki orang-orang yang tinggal di Bulan, di Jupiter dan planet lain. Kita akan melihat orang-orang yang membuat habitat di asteroid. Saya tahu manusia akan mengkoloni Tata Surya dan suatu hari lebih jauh lagi," ujar Griffin dikutip dari The Washington Post.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bencana yang diprediksi akan melanda Bumi juga jadi alasan mantan Departemen State Amerika Serikat. Louis J Halle. Dalam tulisannya, koloni antariksa akan melindungi manusia dari bencana global akibat perang nuklir, memang tulisan ini lahir pada musim panas 1980 saat dunia masih khawatir dengan isu nuklir.

img_title Rumah Pengganti Bumi

Masih banyak pendukung gagasan koloni antariksa karena kekhawatiran kondisi Bumi dari bencana, di antaranya fisikawan Paul Davies, jurnalis Willin E Burrow dan ahli biokimia Robert Shapiro yang mengajukan proyek swasta Alliance to Resque Civilization. Tujuan proyek ini memantapkan peradaban manusia di luar Bumi.
    
Alasan populer kedua gagasan koloni keluar Bumi, yakni anggapan di luar angkasa masih tersimpan banyak sumber daya kehidupan. Dengan mengeksplorasi sumber daya tersebut, mendukung kemungkinan ekspansi manusia ke antariksa. Gagasan ini berpandangan di antariksa melimpah dengan bahan dan energi untuk mendukung kehidupan. Tak usah jauh-jauh, menurut beberapa perkiraan, di Tata Surya saja sudah cukup berlimpah bahan dan energi untuk mendukung ribuan atau miliaran kali dari populasi manusia Bumi.

Sementara dunia di luar Tata Surya, diperkirakan ada ratusan miliar bintang lain dalam alam semesta yang memungkinkan diamati. Walau perjalanan ke dunia baru itu sangat tidak mudah, butuh wahana antariksa yang canggih dan metode perjalanan misi yang baru seperti menggunakan mesin dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya.

img_title Indonesia Populasi Keempat Terbesar Asgardia

Koloni antariksa juga punya pendukung alasan lainnya, yaitu untuk mencari dunia baru dari ancaman ekspansi manusia dan perkembangan teknologi yang menghasilkan sisi buruk kerusakan lingkungan dan menghancurkan ekosistem kehidupan serta satwa liar. Ada juga yang meyakini koloni sebagai solusi atas masalah kelebihan populasi warga dunia yang membuat Bumi kian sesak. Di sisi lain sumber daya di Bumi akan cepat habis dengan makin meladaknya populasi, sumber daya di antariksa bisa menjadi alternatif keluar dari masalah tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut