SOROT 464

Saracen, dari Perang Salib ke Bisnis

Aksi kampanye anti hoax di Jakarta beberapa waktu lalu
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

Karena itu, Sepriadji pun menduga jika Saracen terungkap ke publik sebagai dampak dari gesekan politik. "Dia (Saracen) ini salah satu refleksi dari polarisasi politik. Kita lihatnya seperti itu," ujarnya.

img_title Heboh! Informasi Pemadaman Internet Nasional 25-27 September, Komdigi Ungkap Faktanya

Dalam kacamata Mafindo juga, ditengarai Saracen memang tak memiliki ideologi yang kuat. Kelompok yang dibentuk pada tahun 2016 itu sepertinya hanya sedang berusaha memetik uang dari sengkarut yang ada di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini berbahaya sekali, membuka kesempatan bisnis transaksional antara pelaku-pelaku, elit-elit politik di indonesia, memperkeruh suasana," ujar Sepriadji.

img_title Bukan Cuma Media Sosial, 14 Aplikasi Ini Punya Risiko Tinggi untuk Anak

Menebar kebencian kini sudah menjadi ladang bisnis tersendiri bagi para penjahat internet (REUTERS/Kham)

Apa pun itu, kini Saracen seperti membuka tabir awal ke publik, bahwa kebencian itu telah menjadi bisnis para penjahat internet. Dengan tangan mereka perseteruan dan pertikaian bisa lahir dalam sekejap.

img_title Pengelolaan Keamanan Jaringan Terintegrasi Jadi Kunci Penguatan Ekosistem Bisnis Digital

Pengungkapan kelompok Saracen mesti harus mengungkap para pemesan dan mereka yang menjalankan bisnis serupa. Bukankah praktik ini adalah bisnis lama yang bersembunyi di hiruk pikuk media sosial.

Ya, setidaknya kepolisian harus menjawab dengan baik, mengapa Saracen sampai membuat Presiden Joko Widodo sampai naik darah. "Ini mengerikan sekali. Kalau dibiarkan mengerikan," kata Jokowi.

Polisi Rekonstruksi Jalur Pelajar dari Bekasi ke Jakarta

Polisi Rekonstruksi Jalur Pelajar dari Bekasi ke Jakarta, Dalami Peran F alias Batak

Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota merekonstruksi jalur keberangkatan sejumlah pelajar dari Bekasi menuju Jakarta. Terkait dugaan kasus pengerakan pelajar lewat medsos

img_title
VIVA.co.id
15 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut