SOROT 482

Kampung Pelangi yang Mendunia

Kampung Pelangi di Semarang
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dwi Royanto

Media India, juga tak mau ketinggalan. Mereka turut membahas soal kehadiran Kampung Pelangi di Semarang, yang menjadi sorotan pada Mei 2017 lalu.

img_title Kampung Pelangi, Warna-warni Tanpa Perlu Hujan Datang

Sorot Kampung Warna Warni

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bangunan di Kampung Wonosari bercat warna-warni di Randusari, Semarang, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

img_title Uniknya Kampung Pelangi di Semarang

India Times memberi judul artikel Kampung Pelangi Semarang, Indonesia's 'Rainbow Village' May Cost Its Govt $150,000 But It Looks Worth Every Penny Spent. Media ini membahas soal perubahan drastis kampung yang dulunya kumuh tersebut. Dari yang tidak terurus menjadi cerah dengan warna-warni yang menghiasi rumah penduduk dan lingkungan di sekitarnya.

Times of India juga tak mau kalah. Bahkan, media ini juga membuat video saat membahas kampung tersebut. Media ini memberi judul, Indonesian 'rainbow village' is internet sensation.

img_title Pengakuan Teman Betrand Peto Ungkap Versi Berbeda soal Keributan Hingga Berujung Laporan Polisi

Media ternama Vogue ikut mengangkat soal Kampung Pelangi ini. Dengan judul, The Tiny Rainbow Village That’s Sparking an Instagram Craze, Vogue mengangkat soal Kampung Pelangi yang cepat membetot perhatian publik dunia. Vogue membahas soal sekitar 200 rumah di kampung tersebut, yang mendadak berubah, setelah mendapat sentuhan berbagai macam warna.

Ketua Kelompok Sadar Wisata Kampung Pelangi, Erwin Sumarah menambahkan bahwa Kampung Pelangi ini juga mampu membuat kagum awak media dari Jepang, yang langsung datang untuk meliputnya. Bentuk Kampung Pelangi yang berbukit-bukit, menjadi daya tarik tersendiri di mata pengunjung.

"Media Jepang yang wawancara ke sini mengaku kagum dengan view kampung pelangi yang berbukit-bukit. Katanya lebih bagus untuk difoto, karena menjulang ke atas, " kata Erwin.

Meski begitu, Erwin mengaku jika proyek Kampung Pelangi belum sepenuhnya rampung. Masih banyak pekerjaan untuk menambah eksotisme wisata baru di wilayahnya bisa terus digandrungi pengunjung. Salah satunya butuh peremajaan pengecatan secara rutin.

"Paling tidak pengunjung datang tak hanya foto terus pulang. Tetapi, bisa singgah dalam waktu lama agar potensi lain bisa tergali di sini, " katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengentasan kemiskinan

Wali kota Semarang sekaligus inisiator Kampung Pelangi, Hendrar Prihadi menyebutkan, langkahnya menyulap kampung kumuh menjadi kampung warna-warni, tak hanya mengubah kondisi kampung di wilayahnya. Ia berharap, kondisi sosial dan ekonomi warga juga terbantu dengan wisata baru tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut