- VIVA.co.id/Dwi Royanto
Keberadaan bercat warna-warni di Semarang memang bukan pertama di Indonesia. Sejumlah daerah seperti Malang, Balikpapan, Yogyakarta, dan Lubuklinggau, juga memiliki konsep serupa. Tetapi, menurut Erwin, magnet Kampung Pelangi Semarang berbeda.
"Konstruksi rumah berbukit-bukit. Kalau kampung warna di tempat lain, posisinya datar. Jadi, Kampung Pelangi view-nya lebih bagus dan cukup luas," ujarnya.
Meski begitu, Erwin mengakui, jika proyek Kampung Pelangi belum sepenuhnya rampung. Masih banyak pekerjaan untuk menambah eksotisme wisata baru di wilayahnya bisa terus digandrungi pengunjung. Salah satunya, butuh peremajaan pengecatan secara rutin.
"Paling tidak, pengunjung datang tak hanya foto terus pulang. Tetapi, bisa singgah dalam waktu lama agar potensi lain bisa tergali di sini," katanya.
Dalam kesempatan itu, Erwin juga menjelaskan maksud dan tujuan dibangunnya Kampung Pelangi tersebut. Menurutnya, tujuannya itu secara tidak langsung untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
"Sebelumnya relatif kebersihan rendah jadi tinggi. Tahu peluang bisnis dan menyadari kekurangan SDM (sumber daya manusia) di bidang pariwisata," ungkapnya.
Mulai dikenal dunia
Kampung Gunung Brintik sebelumnya kampung kumuh yang tidak tertata dengan baik. Kini, perubahan drastis melanda kampung tersebut. Daerah ini memiliki nilai jual. Kampung itu menyajikan daya tarik bagi wisatawan, berkat bangunan penuh warna tersebut.
Pemandangan warna-warni yang menghiasi rumah dan kebersihan yang terjaga, membuat pengunjung berbondong-bondong ke Kampung Pelangi ini.
Mereka datang untuk berwisata, foto-foto dan diunggah ke media sosial.
Ramainya wisata baru ini, kini juga banyak diserbu wisatawan luar negeri. Lewat unggahan foto-foto pengunjung di media sosial, Kampung Pelangi, kini mendunia setelah terbit di media asing. Sebutlah media Inggris, The Independet dan Mirror.
Media Mirror.co.uk dalam ulasannya menyoroti bahwa Kampung Pelangi Semarang, yang sebelumnya kampung kumuh menjadi destinasi wisata populer. Media ini juga menuliskan dana yang dihabiskan untuk mengubah kampung tersebut menjadi indah dipandang. Kampung Pelangi ini telah menarik perhatian wisatawan dan membuat lonjakan publisitas di media sosial.
Sementara itu, The Independent, mengangkat wisata baru ini dengan judul, Rainbow Village: Indonesian Hamlet Is Instagram Hit With Colourful Makeover. The Independent membahas asal usul terbangunnya kampung warna warni ini.