Kemenko PMK Minta Percepatan Rehab Rekon Pasca Bencana

Temui Bupati Sumbawa, Kemenko PMK Minta Percepatan Rehab Rekon Pasca Bencana
Sumber :

VIVA – Setelah mengunjungi Lombok, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Dampak Bencana dan Kerawanan Sosial Kemenko PMK, Sonny Harry Harmadi bertolak ke Sumbawa dan bertemu langsung dengan Bupati Sumbawa Husni Djibril untuk mendengarkan laporan terkini soal progres pembangunan hunian tetap pasca bencana NTB.

img_title Aturan Nikotin dan Tar Dinilai Perlu Disusun Secara Hati-hati

Dilaporkan oleh Husni, seluruh data hingga saat ini telah masuk dan selesai diverifikasi. Sebanyak 7.346 data bahkan sudah di-SK-kan. Jumlah fasilitator di Sumbawa juga sudah ditambah untuk percepatan rehab rekon. Hal ini disampaikan Husni sebagai bentuk dukungan percepatan rehab rekon di Sumbawa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rapat, kembali Sonny sampaikan skema pencairan dana bantuan stimulan perbaikan rumah. Prosedur penyaluran dana untuk warga tersebut dimulai dari pendataan rumah yang rusak. Setelah data terkumpul, dilakukan verifikasi yang disahkan dalam bentuk SK bupati. Setelah di SK-kan, penerima bantuan segera membentuk pokmas. Setelah pokmas terbentuk, fasilitator membantu pokmas membuat desain rumah dan RAB. Terkait aplikator, Sonny meminta Bupati Husni untuk mendorong aplikator lokal ikut memproduksi panel, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pembangunan rumah yang jumlahnya cukup besar.

img_title Pakar Soroti Wacana Batas Nikotin dan Tar, Pemerintah Diminta Libatkan Kementan dan Kemnaker

Dalam rapat, Sonny juga memastikan, bahwa sesuai arahan Menko PMK Puan Maharani, dana desa dapat digunakan untuk mendukung percepatan rehabilitasi rekonstruksi pasca bencana di NTB. Oleh karenanya, desa di Sumbawa dapat segera melakukan revisi APBDes. Namun perlu diperhatikan bahwa dana desa hanya untuk membiayai kegiatan yang menjadi kewenangan desa.

Mengakhiri rapat, Bupati Husni menginstruksikan seluruh jajarannya untuk segera menyelesaikan target perbaikan rumah warga yang rusak. Selain itu, keputusan dalam rapat harus dilaksanakan seluruh pihak yang terlibat.

img_title Wacana Kemenko PMK Batasi Nikotin dan Tar, Bupati Situbondo: Petani Bisa Terdampak

Rapat dihadiri pula oleh Dansektor IV Sumbawa Kolonel Inf. Anggit Exton Yusrawan, Dandim Letkol Inf. Samsul Huda, Kajari Paryono, Kapolres AKBP Yusuf, perwakilan BPKP Provinsi NTB, Kepala OPD Kabupaten Sumbawa, Kementerian PU Pera, fasilitator, aplikator, BPBD dan BRI.

Wasekjen Partai Demokrat, Afriansyah Noor di Kompleks Istana Kepresidenan

Wamenaker Afriansyah Noor Respons Keluhan Buruh Tembakau

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor merespons aspirasi pekerja industri tembakau dan berjanji mengoordinasikan berbagai masukan kepada kementerian terkait.

img_title
VIVA.co.id
4 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut