Tawaf Wada

Kolase Foto - Wapemred tvonenews.com Ecep S Yasa, background Masjidil Haram.
Sumber :
  • tim tvonenews.com

Demikian, seluruh rangkaian ibadah haji adalah simbolik, termasuk tawaf.  Banyak ulama menyebut tawaf adalah hukum kosmis, sebuah prinsip prinsip alam semesta, sunnatullah.  Ilmu pengetahuan dan sains membuktikan ternyata seluruh partikel di jagad raya, sejak atom hingga tata surya juga melakukan tawaf. Misalnya, bulan tawaf mengelilingi bumi, bumi juga tawaf mengelilingi matahari.

img_title Arab Saudi Bantah Ada Bom Bunuh Diri di Masjidil Haram, Benarkan Pria Ditangkap

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketundukan pada sang Khalik adalah makna tawaf yang dilakukan seluruh alam raya.  Manusia harus menjadikannya titik orientasinya semata-mata hanya kepada Allah dalam setiap gerak dan langkahnya. Sebagaimana bumi berputar pada porosnya, manusia yang di jagat raya dan seisinya ini hanyalah debu kosmis.  juga ikut berputar, tawaf, mengelilingi sang Maha Agung.

img_title Usia Baru 1 dan 4 Tahun, Kisah Dua Bocah Berangkat Umrah Curi Perhatian

Ketika tawaf harus ada dalam kesadaran, bahwa kita bagian dari seluruh jagad raya yang selalu tunduk dan patuh kepada Allah. Sekaligus gambaran akan larut dan leburnya manusia dalam hadirat Ilahi (al-fana fi Allah). "Jadi ke-aku-annya akan lebur dalam ke-Maha Agung-an Tuhan. Ketika melakukan thawaf, pandanglah keindahan non materiil Tuhan di 'tempat-Nya' yang suci," ujar Quraish Shihab dalam bukunya berjudul "Membumikan al-Qur’an ".

Diujung semua proses rangkaian ibadah haji ada  ketauhidan dan kepasrahan total. Seperti kesaksian Ibrahim , bahwa shalat, ibadah, hidup, dan matinya semata-mata hanya untuk Allah. Allah SWT berfirman:

img_title Mekkah hingga Jeddah Dapat Peringatan Potensi Serangan, Begini Kondisi Terkini Arab Saudi

‎قُلۡ اِنَّ صَلَاتِىۡ وَنُسُكِىۡ وَ مَحۡيَاىَ وَمَمَاتِىۡ لِلّٰهِ رَبِّ الۡعٰلَمِيۡنَۙ لَا شَرِيۡكَ لَهٗ‌ۚ وَبِذٰلِكَ اُمِرۡتُ وَاَنَا اَوَّلُ الۡمُسۡلِمِيۡنَ 

"Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam, tidak ada sekutu bagi-Nya; dan demikianlah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama berserah diri (muslim)." ( QS Al-An’am :162- 163).

Dengan sisa sisa energi, saya melanjutkan langkah langkah kecil, mengayunkan kaki satu demi satu, berputar melawan arah jarum jam  mengelilingi Baitullah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mata saya sembab, tapi saya tahu, perputaran dengan kecepatan tinggi akan menciptakan gelombang elektromagnetik. Bagi saya tawaf ini akan menghasilkan energi besar untuk menghadapi sejumlah persoalan yang menuntut pemecahan di tanah air. Alhamdulilah, dengan energi baru saya merasa siap kembali ke kancah pergumulan masyarakat.

Saya kembali memandang burung-burung  di angkasa yang seperti tak mau berhenti mengitari Kabah. 
(Ecep Suwardaniyasa Muslimin)

Wapres Gibran Rakabuming Raka

Ijazah Gibran, Jangan Buka Kotak Pandora

Perdebatan pascaputusan MK mengenai polemik ijazah Gibran kini justru melebar ke berbagai institusi. Tiba tiba publik seperti mengarahkan pandangannya ke DPR dan KPU.

img_title
VIVA.co.id
12 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut