Energi Kreatif Purwokerto

Pojok KC - Kolase Foto Energi Kreatif Purwokerto
Sumber :
  • tim tvonenews.com

Berbeda dengan pasar tradisional di tempat lain yang seringkali dibiarkan kumuh dan becek, Pasar Manis di Purwokerto nyaman untuk berniaga karena ditata dengan baik. 

img_title Bukan Cuma Media Sosial, 14 Aplikasi Ini Punya Risiko Tinggi untuk Anak

Zonasi antarpedagang ditata dengan jarak yang nyaman. Pedagang ayam, daging sapi dan ikan misalnya diberi tata udara dan cahaya yang baik sehingga aroma udara di dalam pasar tetap segar. Begitu juga air limbah pedagang tidak dibuang di jalanan. Saat saya berkeliling jalanan di sekitarnya tetap kering, tidak becek oleh air sisa dagangan penjual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

img_title Kehadiran Kapolri di Pameran Seniman Dinilai Selaras dengan Asta Cita Prabowo-Gibran

Bahkan pengelola meyediakan ruang laktasi bagi ibu hamil dan balai pertemuan untuk pedagang. Jika beruntung, pembeli bisa dihibur aneka pertunjukan, dari musik klenengan, campur sari, atau tayuban di dalam pasar. Tak heran jika kegiatan jual beli di pasar ini bisa terjadi hingga larut malam.

Tak hanya merevitalisasi pasar tradisional. Penduduk diajak saling berinteraksi di jalanan kota yang lebar. Saat melewati jalan di sekitar GOR Satria, misalnya beberapa ruas jalan sengaja ditutup Pemkab, lalu warga dibiarkan berdagang apa saja dalam bazar akhir pekan. Warga yang tengah berolah raga lalu membeli jajanan untuk dimakan di tempat atau dibawa pulang.

img_title Kota-kota Besar di Indonesia yang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

Sambil joging mata saya menyapu barang dagangan yang dibawa warga. Saya takjub dengan aneka kuliner tradisional ataupun modern yang dikreasikan dan diperdagangkan warga. Sejak pecel hingga dimsum, dari cendol hingga ronde. Ternyata hanya dipicu dan difasilitasi sedikit saja oleh Pemkab, daya cipta warga sudah tumbuh subur. 

Agaknya ini menjelaskan kenapa pertumbuhan ekonomi di wilayah ini cukup tahan banting. Bahkan saat dihantam krisis global dan wabah covid 19, Banyumas masih mempertahankan pertumbuhan ekonomi 5 persen, empat besar terbaik di Jawa Tengah.

Bisa ditebak keberadaan dua kampus negeri di Purwokerto jadi penggerak denyut kehidupan kota: Universitas Islam Negeri Saifudin Zuhri (UIN Saizu) dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahasiswa-mahasiswa yang berasal dari luar Banyumas, bahkan dari luar Pulau Jawa di kedua kampus itu membawa kehidupan sosial jadi terbuka dan dinamis. 

Kota yang kosmopolit biasanya memantik seniman berkarya. Kompleksitas persoalan yang dialami warga di sebuah kota adalah ladang kreativitas yang tak habis habis.  Garin Nugroho misalnya mengangkat pergolakan penari Lengger laki laki dalam film Kucumbu Tubuh Indahku. Tubuh penari Lengger dalam film ini dituturkan Garin sebagai medan pertarungan ekonomi, sosial dan politik lokal. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut