Melawan Sejarah (Bagian 2)

Pojok KC - Melawan Sejarah (Bagian 2)
Sumber :
  • tim tvonenews

img_title Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan dan Idul Fitri 1448 H/2027, Ini Tanggalnya

Biasanya karena kemampuan pemain baru yang terbatas, akan digandeng mitra (yang bisa jadi pemain lama). Pada akhirnya mitra yang akan menentukan banyak hal, mendominasi operasional tambang tersebut. Alih alih cuan, sangat bisa jadi Izin Usaha Pertambangan akan beralih ke pengelola lama dan ormas mungkin saja akan puas dengan menerima fee saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cuan tambang masih jauh di angan, sementara konflik internal sudah di tangan. Organisasi otonom wanita Muhammadiyah, Aisyiyah bersuara keras menolak keputusan tersebut. Ketua Divisi Lingkungan Hidup dan Penanggulangan  Bencana (LLHPB) PP Aisyiyah Hening Parlan menyebut mengelola konsesi tambang sangat berbahaya bagi lingkungan dan masyarakat. “Pernah tidak bapak bapak bicara dengan orang tua yang anaknya tenggelam ke dalam galian bekas tambang?” ujar Hening.

img_title Perkuat Ekosistem Muhammadiyah Lampung, BSN BIdik Peningkatan Transaksi AUM hingga Saudagar

Tokoh sekaliber Amien Rais pun akhirnya ikut bersuara. Pak Amien yang bahasanya selalu artikulatif, logis, karenanya sulit dibantah itu, menyebut ada sesuatu yang berbau amis hampir menjurus busuk dengan tawaran Presiden Jokowi pengelolaan tambang yang diberikan pada ormas keagamaan.

Bagi tokoh reformasi itu tambang bukan soal yang netral, tapi sebuah wilayah abu abu yang lebih banyak kontroversinya. "Ada pertikaian antar bohir, antar makelar. Masak Muhammadiyah masuk ke sana? Muhammadiyah akan tenggelam, ini sebuah jebakan yang manis," ujar Amien Rais dalam sebuah wawancara dengan Media.com.

img_title Prabowo: NU dan Muhammadiyah Aset Bangsa yang Sangat Besar

Saya mafhum atas keberangan Amien Rais. Ia punya hak moral untuk tetap bersuara menjaga Muhammadiyah, ormas yang pernah ia pimpin dalam dua periode kepengurusan, melintasi masa masa sulit ketika persyarikatan kerap dikuyo kuyo penguasa Orde Baru. Harap diingat belum pernah ada dalam sejarah Muhammadiyah, ketuanya   dipilih hampir oleh 100 persen peserta muktamirin dan muktamirat. Amien Rais saat itu terpilih dengan persentase suara 98,5 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini diskusi soal ormas keagamaan mengelola tambang seolah hanya perkara fikih agama, sebatas hukum halal atau haram, tapi tidak ditempatkan dalam cakrawala kehidupan bermasyarakat yang lebih heterogen dan kontemporer. Bagaimana posisi energi fosil seperti batu bara dalam tata kelola energi terbarukan dewasa ini, misalnya? Bagaimana masyarakat dunia memandang energi batu bara saat ini? Energi fosil yang didapat dengan mengekstrak kekayaan alam adalah bagian “jiwa zaman” dua ratus tahun lalu. Ia muncul bersamaan dengan “revolusi industri” yang akhirnya melahirkan kolonialisme dan imperialisme. Energi batu bara adalah residu dari semangat zaman abad 19 dan 20.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut