Rapor Permainan Timnas U-23 Saat Dihantam Thailand 0-5

Pemain Timnas Indonesia U-23, Evan Dimas, dihibur pemain Thailand
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
VIVA.co.id
img_title Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia U-17 2025
- Tim nasional Indonesia U-23 kalah telak 0-5 dalam laga semifinal SEA Games 2015 melawan Thailand hari Sabtu, 13 Juni 2015. Berikut rapor permainan skuad Garuda Muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Catat! Jam Operasional MRT Sampai Pukul 01.00 WIB Hari Ini Karena Ada Laga Timnas Indonesia

Penampilan timnas U-23 secara garis besar mengecewakan, karena nyaris tak bisa keluar dari tekanan Thailand sepanjang 90 menit pertandingan. Fisik yang tidak bugar terlihat menjadi masalah besar, membuat pergerakan pemain tidak lugas.
img_title 2.086 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Laga Indonesia Vs Filipina


Lini tengah menjadi titik lemah karena selalu kalah dari perebutan bola dengan pemain Thailand. Sektor belakang pun sangat nyaman membiarkan penyerang-penyerang lawan melakukan penetrasi.

Lini depan sendiri tidak mampu berbuat banyak karena memang terisolasi di bagian depan lapangan. Bahkan, para penyerang selalu turun ke belakang membantu pertahanan.

Semua pemain Indonesia mendapatkan ponten merah usai kekalahan memalukan di tangan Thailand semalam. Berikut rapor permainan timnas U-23 ketika kalah 0-5 dari Thailand, versi VIVA.co.id:

Teguh Amiruddin: 4,5
Bola hasil tendangan lawan kerap gagal dihentikan dengan sempurna, sehingga bola rebound menguntungkan lawan. Namun, Teguh membuat beberapa penyelamatan penting yang membuat Indonesia tidak kalah lebih parah.
 
Vava Mario Yagalo: 4,5
Diplot menggantikan Abduh Lestaluhu, Vava gagal tampil maksimal baik saat bertahan maupun ketika membantu penyerangan. Umpan-umpan silangnya pun kerap gagal menemui sasaran. Vava digantikan pada menit ke-63.

Manahati Lestusen: 5
Kembali menjadi pemimpin lini belakang timnas U-23 dan selalu menjadi orang pertama yang berusaha menutup pergerakan lawan. Namun, fisik yang belum fit membuat Manahati gagal tampil maksimal.

Hansamu Yama Pranata: 4
Terlalu terburu-buru melakukan antisipasi dan gagal menjadi bek tengah tangguh untuk hadapi serangan demi serangan Thailand. Sebagai bek tengah, Hansamu tampak kelimpungan saat hadapi permainan cepat lawan.

Syaiful Indra Cahya: 5
Satu-satunya pembuat tendangan ke gawang buat Indonesia di laga kontra Thailand, lewat tendangan bebas di paruh pertama. Namun, pergerakan Indra tidak mampu maksimal di sisa laga karena kerap bertahan hadapi tekanan musuh.

Zulfiandi: 4,5

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Perannya sebagai gelandang bertahan benar-benar tak tampak menghadapi serangan cepat Thailand. Zulfiandi selalu kesulitan untuk memutus serangan lawan. Tak hanya itu, tidak ada tekanan berarti dari pemuda asal Aceh ini menghadapi permainan individu Thailand.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut