30 Ribu Pasukan Eropa Juga Bakal Dikirim Ukraina

VIVA Militer: Pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO)
Sumber :
  • Military Times

VIVA  – Permintaan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, terkait pengiriman pasukan penjaga perdamaian, segera direspons oleh sejumlah Uni Eropa (UE). Negara-negara Benua Biru dikabarkan akan segera mengerahkan sekitar 30.000 personelnya.

img_title Vladimir Putin dan Donald Trump Berpotensi Ketemu di KTT APEC China, Momen Besar untuk Indonesia

VIVA Militer melaporkan dalam berita 14 Februari 2025, Zelensky dengan tegas meminta pasukan penjaga perdamaian kepada Amerika Serikat (AS) dan sekutunya di Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Permintaan Zelensky terkait dengan proses perundingan damai yang diinisiasi oleh Presiden AS, Donald Trump.

img_title Pezeshkian: Iran Sedang Perang Berskala Penuh!

Apa yang diinginkan Zelensky adalah jaminan keamanan pasca gencatan senjata dengan Rusia terjadi. Ia juga telah memerintahkan militer Ukraina untuk mendata sejumlah wilayah yang memerlukan pengamanan.

VIVA Militer: Pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO)

Photo :
  • Associated Press

img_title Ukraina 'Buka Kotak Pandora', Balasan Rusia Mengarah ke Skenario Bencana

Menurut laporan yang dilansir VIVA Militer dari The Washington Post, sejumlah negara Eropa diklaim akan mengirim setidaknya 25.000 hingga 30.000 personel ke Ukraina.

Sejumlah sumber yang identitasnya dirahasiakan, mengungkap bahwa pasukan dari negara-negara Eropa tidak akan ditempatkan di garis depan. Akan tetapi, unit ini akan merespons setiap tindakan provokasi dari militer Rusia.

"(Pasukan Eropa) tidak akan ditempatkan di sepanjang garis kontak. Tetapi akan siap untuk unjuk kekuatan jika pasukan Rusia mencoba memulai kembali perang," ujar sumber tersebut.

"Selain itu. pasukan di dalam Ukraina bisa didukung oleh kontingen yang lebih besar yang ditempatkan di luar negeri. Jika mereka perlu meningkatkan kekuatan dan bergerak cepat," katanya.

VIVA Militer: Pasukan militer Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO)

Photo :
  • army.mil

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, sudah menyatakan bahwa pihaknya akan menjawab permintaan Zelensky. Pun dengan Swedia, yang dijawab langsung oleh Perdana Menteri Ulf Kristersson.

Sementara itu, Prancis di bawah komando Presiden Emmanuel Macron memastikan akan mengerahkan 10.000 pasukannya.
________________________________________________

Penampakan Kapal dan Perahu di Selat Hormuz

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi

Iran mengancam akan melakukan pemblokiran pengiriman minyak melalui Selat Hormuz jika Amerika Serikat (AS) tetap melanjutkan perang ekonominya terhadap Teheran.

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut