4 Hari Jalan Kaki di Rimba Papua, Prajurit TNI Temukan Bukti NKRI

VIVA Militer: Satgas Yonif Mekanis 516/Caraka Yudha
Sumber :
  • TNI

VIVA – Perjuangan prajurit Tentara Nasional Indonesia, untuk menjaga kedaulatan Indonesia, dari gangguan keamanan, benar-benar patut diacungi jempol.

Bagaimana tidak, hanya demi menemukan patok batas kedaulatan RI, 15 prajurit TNI rela bertaruhnya menyusuri hutan berbahaya di pedalaman Papua.

Hal itulah yang baru dilakukan sebanyak 15 prajurit TNI dari Satuan Tugas Batalyon Infanteri Mekanis 516/Caraka Yudha. Mereka telah melakukan perjalanan panjang dan melelahkan untuk sampai ke patok perbatasan RI dengan PNG di Patok MM. 7.7.

Dalam keterangan tertulis Korem 174/ATW, yang dilansir VIVA Militer, Senin 18 Oktober 2020, Patok MM 7.7 yang dituju prajurit Satgas Yonif Mekanis 516/Caraka Yudha berada di tengah hutan di wilayah Distrik Waropko, Kabupaten Boven Digoel, Papua.

VIVA Militer: Satgas Yonif Mekanis 516/Caraka Yudha

Lokasinya patok sangat jauh, dari Pos Kangewot di Asiki, Distrik Jair, berjarak kurang lebih 27,5 kilometer. Untuk mencapai ke lokasi, prajurit TNI harus menembus hutan belantara, dengan medan yang terjal.

Selain itu, prajurit TNI harus menyeberangi sungai, kemudian berjalan kaki menyusuri tepian sungai. Total dibutuhkan 4 hari bagi prajurit TNI untuk bisa sampai ke Patok MM 7.7.

Prajurit TNI yang bertolak ke lokasi itu dipimpin langsung oleh Komandan Pos Satgas Yonif Mekanis 516/Caraka Yudha, Kapten Infanteri Eko Guru Sujatmiko. Dan dibantu prajurit TNI dari Koramil Waropko.

Min Hee Jin dari ADOR Ngaku Konsultasi dengan Dukun Tentang BTS

VIVA Militer: Satgas Yonif Mekanis 516/Caraka Yudha

Setiba di lokasi Patok MM 7.7, prajurit TNI langsung melakukan pemeriksaan fisik terhadap tugu patok itu, termasuk membersihkan patok.

Sepak Terjang Netzah Yehuda, Batalion Tempur Israel yang 'Digebuk' AS

Sementara itu, menurut Komandan Satgas Yonif Mekanis 516/Caraka Yudha, Letnan Kolonel Muhammad Radhi Rusin, Patok MM 7.7 merupakan salah satu dari 14 patok perbatasan RI-Papua Nugini yang menjadi tanggungjawab Satgas Yonif Mekanis 516/Caraka Yudha.

"Tujuan dilaksanakannya patroli patok adalah untuk mengetahui dan memastikan kondisi Patok Batas Negara tidak bergeser ataupun rusak. Karena hal ini menyangkut tentang kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Letkol Radhi.

Samson, Pemberontak OPM yang Serang Markas Koramil di Papua Tobat dan Serahkan Diri ke Prajurit TNI

Baca: Model Cantik TNI Sudah Ngetop Sebelum Gatot Nurmantyo Jadi Panglima

VIVA Militer: Prajurit Wing Komando I Kopasgat gelar Jum'at Berkah

Aksi Mulia Prajurit Wing Komando I Kopasgat Sentuh Warga Kampung Jatiwaringin Pondok Gede

Mereka menggelar Jumat Berkah dengan membagikan nasi kotak kepada masyarakat kurang mampu, tukang becak, hingga penyandang disabilitas

img_title
VIVA.co.id
28 April 2024