TNI AL Gagalkan Penyelundupan 24 WNA Asal Bangladesh ke Malaysia di Jalur Tikus Pantai Pelintung Dumai
- Dispenal
Kemudian, lanjut Palaksa Lanal Dumai, Tim darat segera melaksanakan pengembangan dan koordinasi ke tim laut yang melaksanakan penyekatan terhadap speed boat yang berperan mengangkut atau menjemput calon PMI dan WNA tersebut.Â
"Tim darat kemudian melaksanakan penyisiran ke sekitar titik lokasi penurunan dan kembali menemukan 17 orang calon PMI non-prosesural dan 14 orang WNA Bangladesh serta mengamankan 1 orang pelaku yaitu BH yang bertindak sebagai anak pantai (guide)," ujarnya.
"Terhadap 2 orang terduga pelaku TPPM, kita serahkan ke Polres Dumai untuk proses hukum lebih lanjut, sementara 17 orang calon PMI serta 24 orang WNA asal Bangladesh diserahkan ke P4MI Dumai dan Imigrasi kelas I TPI Dumai untuk pendataan dan proses lebih lanjut," tambah Palaksa Lanal Dumai.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali mengapresiasi gerak cepat prajurit Lanal Dumai, Koarmada I yang telah bekerja keras menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perbatasan Indonesia dengan meminimalisir pergerakan sindikat Tindak Pidana Perdagangan Manusia (TPPM).Â
Laksamanan TNI Muhammad Ali pun berpesan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan dalam menerima segala informasi yang diterima, serta menindak tegas segala bentuk upaya tindak ilegal yang terjadi di wilayah perairan Indonesia.