Negara Ini Suka Banget Kendaraan Buatan Indonesia

Pabrik perakitan Mobil Baru.
Sumber :
  • Dokumentasi Kemenperin.

VIVA – Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki kekuatan dalam bidang industri otomotif. Selain memproduksi untuk kebutuhan dalam negeri, pabrik yang ada juga merakit unit guna dikapalkan ke luar negeri.

img_title Maunya Bahlil Ekspor Sumber Daya Alam RI Tak Lewat Negara Perantara: Indonesia Tidak Bisa Diatur

Pasar ekspor kendaraan buatan Indonesia sangat luas, mencapai puluhan negara di berbagai belahan dunia. Mulai dari yang kecil seperti Mauritius yang ada di Afrika Timur, hingga negara besar seperti Jepang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data dari Kementerian Perdagangan menunjukkan, ekspor kendaraan beserta komponennya dari Indonesia pada 2019 bernilai lebih dari US$8,1 miliar atau setara Rp115 triliun.

img_title Survei Populix Ungkap Merek Mobil Paling Banyak Dibeli Gen Z

Namun di tahun selanjutnya menurun jadi US$6,6 miliar atau sekitar Rp93,9 triliun akibat adanya pandemi yang melanda banyak negara di seluruh dunia.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan bahwa pada tahun ini kinerja ekspor mulai membaik, di mana ada kenaikan sebesar 35,67 persen.

img_title Indonesia Belum Bisa Ekspor Listrik, Bahlil Tegaskan Kebutuhan Domestik Jadi Prioritas: Kita Masih Butuh

“Produk otomotif ini menempati urutan enam ekspor non-migas di periode Januari-April 2021, yang angkanya mencapai US$3,13 miliar (Rp44 triliun),” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif dari acara webinar Kemendag, Kamis 10 Juni 2021.

Indra menjelaskan, lima besar negara tujuan ekspor produk otomotif buatan Indonesia yakni Filipina, Vietnam, Thailand, Jepang, dan Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ekspor produk otomotif Indonesia ke Filipina nilainya mencapai US$1,57 miliar atau setara Rp22 triliun pada 2020,” tuturnya.

Sebagai informasi, Amerika Serikat juga masuk dalam daftar negara tujuan ekspor produk kendaraan buatan Indonesia, dan menempati urutan tujuh sesudah Malaysia. Pada posisi delapan ada Meksiko, diikuti oleh Singapura dan Brasil.

Menko Bahlil saat pembukaan Minerba Convex 2026.

Larangan Keras Bahlil agar Ekspor SDA Tak Mampir ke Negara 'Yang Itu': Saya Nggak Bisa Diolah oleh Mereka

Bahlil melarang keras ekspor SDA Indonesia transit di negara lain. Minyak, gas, LNG, dan hasil tambang diminta langsung dikirim ke negara tujuan demi menjaga kedaulatan.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut